Dampak Corona, Ribuan Pelaku UKM Kota Banjar Terancam Gulung Tikar

168
0
PEREKONOMIAN. Salah satu pelaku UKM opak kembung di Kecamatan Langensari Kota Banjar. Sebanyak 20 persen pelaku UKM terancam gulung tikar. Cecep herdi / radar tasikmalaya

BANJAR – Kepala Bidang Koperasi dan UKM Kota Banjar Tatang Nugraha mengatakan dampak Covid-19 terhadap pelaku usaha kecil menengah (UKM) sangat terasa. Dari data 9.000 pelaku UKM, hampir 20 persennya kolaps atau terancam gulung tikar.

“UKM yang sangat terdampak ini seperti yang berjualan di sekolah-sekolah, kemudian pemilik warung nasi dan beberapa produk olahan makanan,” kata Tatang Jumat (17/4).

Baca juga : Tim Covid-19 Kota Banjar Coret Tiga OTG, Jumlahnya Bisa Terus Bertambah

Selain produk makanan siap saji, produk UKM lainnya pun sama-sama terdampak. Terlebih dalam sisi penjualan. “Kebanyakan yang mengeluhkan ke kami itu turunnya minat pembeli, tidak ada yang membeli produk mereka,” kata Tatang.

Soal stimulus modal bagi pelaku UKM, Tatang menyebut diperkirakan akan ada bantuan pada masa pemulihan pasca status darurat Covid-19 dicabut. “Kalau untuk stimulus modal bagi UKM itu kemungkinan ada nanti dalam masa pemulihan atau pasxa kasus Covid-19 ini selesai,” ungkapnya.

Sementara untuk bantuan UKM yang kehilangan mata pencahariannya sudah dilakukan pendataan dan dilaporkan ke Dinas Sosial untuk selanjutnya diajukan agar mendapat bantuan. “Diajukan untuk mendapat bantuan dari provinsi atau kota,” katanya.

Baca juga : Bantuan bagi Warga Kota Banjar Terdampak Corona Harus Tepat Sasaran

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kota Banjar Hani Supartini menyebut sudah mengajukan sebanyak 21 ribu orang terdampak Covid-19 untuk mendapat bantuan. “Bantuannya berupa sembako senilai Rp 350 ribu dan uang tunai Rp 150 ribu. Jadi ditotalnya sekitar Rp 500 ribu per kepala,” kata dia. (cep)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.