Dana Insentif untuk Tim Medis Kota Tasik Masih Nunggu Verifikasi

74
0
PERIKSA. Tenaga Kesehatan di RSUD dr Soekardjo tengah memeriksa ruang isolasi pasien Covid-19 belum lama ini.

TASIK – Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya sudah mengajukan insentif untuk para tenaga kesehatan. Diharapkan upah keringat para tenaga medis itu bisa segera turun.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya dr Uus Supangat mengatakan berdasarkan Keputusan Menkes ada beberapa proses yang perlu ditempuh.

Baca juga : Pencuri di Toko Perhiasan di Cihideung Kota Tasik Diduga Depresi

Salah satunya verifikasi dokumen kelengkapan petugas Covid-19. “Ada beberapa dokumen yang harus dilampirkan supaya terverifikasi,” ungkapnya kepada Radar, Minggu (21/6).

Verifikasi sendiri dilakukan bertahap dari mulai tingkat fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes), Dinas Kesehatan dan Kementerian Kesehatan.

Akhir Mei lalu, pihaknya sudah selesai melakukan verifikasi dan mengusulkan ke Kemenkes RI.

“Tinggal menunggu verifikasi akhir dari verifikator Kemenkes,” tuturnya.

Dia pun memahami jika para tenaga kesehatan khususnya perawat mengeluh karena belum dapat insentif sepeser pun.

Namun dia berharap mereka bisa sabar menunggu prosesnya selesai.

“Kasihan juga kalau memang belum dapat sepeser pun insentif,” katanya.

Sebelumnya, Sekda Kota Tasikmalaya Drs H Ivan Dicksan mengatakan untuk ketersediaan anggaran, dia menegaskan bahwa dananya dipastikan aman.

Karena sejak awal realokasi pihaknya sudah mengalokasikan dana untuk insentif para tenaga medis.

Baca juga : Pesepeda yang Meninggal di Cibeureum Kota Tasik Ternyata Pensiunan Guru

“Uangnya ada, tapi kan harus ada dasarnya sebelum diberikan,” katanya.Para tenaga medis khususnya perawat diminta bisa sabar soal insentif yang belum diberikan ini.Dia pun mengakui peran tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam menangani pasien Covid-19. “Pasti akan kita berikan, jadi sabar dulu,” tuturnya. (rga)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.