Dana JPE untuk UKM di Kota Banjar Hanya Rp1 M

70
0
Tatang Nugraha Kepala Bidang Koperasi dan UKM Kota Banjar
Tatang Nugraha Kepala Bidang Koperasi dan UKM Kota Banjar
Loading...

BANJAR – Bidang UKM Dinas KUKM dan Perindustrian Kota Banjar tengah mengusulkan penambahan anggaran untuk program Jaring Pengaman Ekonomi (JPE). Pasalnya, tahun ini pihaknya hanya diplot anggaran sekitar Rp 1 miliar untuk program JPE bagi pelaku usaha kecil menengah (UKM) itu.

“Itu tidak akan mengcover kebutuhan bantuan untuk UKM, karena dari data UKM yang kita miliki itu ada sekitar 13.939 pelaku UKM yang belum dapat bantuan JPE,” kata Kepala Bidang Koperasi dan UKM Dinas KUKMP dan Indsutri Kota Banjar Tatang Nugraha, Jumat (22/1).

Ia mengatakan bantuan program JPE tahun 2020 hanya mencover sebanyak 3.872 UKM. Jumlah bantuan yang diberikan di antaranya uang tunai Rp 1 juta per UKM. “Satu UKM itu mendapat bantuan uang tunai Rp 1 juta. Jadi untuk realisasi tahun 2020 itu sebanyak 3.872 UKM dikali Rp 1 juta per UKM-nya, Rp 3,8 miliar lebih,” kata dia.

Baca juga : Perumda Tirta Anom Kota Banjar Optimalisasi Pelayanan

Pihaknya mengusulkan jumlah bantuan yang sama seperti tahun 2020, yakni per UKM Rp 1 juta. Sehingga tidak terjadi perbedaan bantuan antar UKM. Namun kata Tatang, ini baru usulan yang sedang diupayakan ke wali kota.

loading...

Kata dia, pemerintah kota juga akan memberikan kebijakan sesuai dengan kemampuan anggaran. “Kita upayakan sisa UKM yang belum mendapat bantuan program JPE bisa mendapatkan tahun ini. Jumlahnya memang sangat besar dan mungkin bisa bertahap juga menyesuaikan kemampuan anggaran,” kata dia.

Bantuan itu, kata dia, untuk pelaku UKM yang terdampak Covid-19. Usahanya tidak berjalan dan sulit mengembangkan usahanya. “Jadi bantuan itu rata-rata digunakan untuk modal belanja usahanya. Karena tujuan bantuan itu salah satunya untuk menghidupkan kembali usaha para pelaku UKM, pedagang kecil,” katanya. (cep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.