Dana Pensiun di YDKP Dipinjamkan

29

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

CIAMIS – Dana pensiun yang terhimpun dari pemotongan gaji pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Ciamis sebesar Rp 3.000 per bulan yang dikelola oleh Yayasan Dana Kematian dan Pensiun (YDKP) bisa dipinjamkan kepada PNS. Namun, belakangan muncul keluhan dari costumer-nya mengenai tagihan peminjaman uang16 tahun lalu.

Salah seorang PNS di lingkungan Disdik yang meminta namanya dirahasiakan mengaku menerima surat penagihan utang dari YDKP dengan Nomor 01/YDKP-Cms/2018 tertanggal 2 Oktober 2018. Melalui surat ini YDKP bermaksud menagih utang uang Rp 3.100.000 yang dipinjam pada 2002. Surat ini ditandatangani oleh Ketua YDKP H Endang Siregar dan sekretarisnya H Lili Suherli.

Guru asal Cipaku itu heran tagihan uang pinjaman 16 tahun itu baru muncul hari ini. Selain itu, nominalnya juga masih sama Rp 3,1 juta. Dia mengira pemotongan gaji Rp 3.000 per bulan yang sudah bertahun-tahun itu mengurangi nominal atau bahkan menutup utang. Terlebih, dana pensiun yang akan diterimanya juga hanya Rp 1 juta. “Saya kira kalau dikalkulasikan potongan saya bertahun-tahun sudah bisa menutup utang tersebut. Namun tetap ada tagihan,” jelas dia kepada Radar, Minggu (28/10).

Menurut dia, memang banyak PNS yang meminjam uang ke YDKP. Uang itu tidak hanya dipinjamkan ke PNS di lingkungan Disdik. Tetapi juga ke eksternal. Namun dia tidak mengetahui pasti pengelolaan dana itu. PNS yang lain pun kadang kurang memedulikannya. Karena nominal yang dipotong relatif kecil. “Tapi bila dikalkulasikan, di mana PNS hampir 9 ribu orang lebih, sudah berapa per tahunnya?” katanya.

Diwawancara terpisah, Ketua Ormas Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Ciamis Prima Pribadi terus memantau persoalan pengelolaan dana pensiun oleh YDKP. Dia meminta Disdik untuk turun tangan menyelesaikan masalah YDKP dengan kliennya agar tidak gaduh. Pasalnya, uang yang dikelola itu berasal dari pemotongan gaji guru-guru SD, SMP, petugas Tata Usaha (TU) dan lainnya. Selain Disdik, Komisi IV juga harus turut bertindak. “Memang potongan gajinya kecil. Namun karena jumlah PNS di lingkungan Disdik banyak, pastinya terkumpul dana per tahun juga akan sampai dengan angka fantastis. Bisa miliaran,” jelas dia.

Sementara itu, Ketua YDKP Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis Drs H Endang Siregar saat dikonfirmasi Radar melalui sambungan telepon mengenai persoalan dana pensiun masih belum merespons. Sekretaris Disdik Drs H Wahyu Hidayat pun hanya menjawab, “Maaf saya tidak tahu sama sekali tentang YDKP”. (isr)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.