Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

4.1%

19.7%

8.1%

68.1%

Dana Stimulan untuk Korban Gempa 2017 di Ciamis Tak Pernah Cair, Warga Ancam Demo Lagi

101
0

CIAMIS – Dana Stimulan untuk Korban Gempa 2017 di Ciamis Tak Pernah Cair. Untuk itu, Masyarakat yang mengatasnamakan Forum Peduli Gempa Pamarican 2017,  bakal demo ke DPRD dan Pendopo.

Hal tersebut  diungkapkan Koordinator Korban Gempa Pamarican, Yanto (41) bahwa bersama ratusan masyarakat korban Gempa 2017 di Ciamis selatan dan beberapa kecamatan lainya,   berencana akan menggelar aksi.

Tujuannya, mempertanyakan kepada para Wakil Rakyat dan Pemerintah terkait Dana Stimulan, bagi para korban gempa.

Sebab, sampai saat ini belum ada kejelasan kapan akan direalisasikan.

“Karena tidak ada kejelasan, kami akan aksi mempertanyakan kapan bantuan yang sudah lama itu akan turun,” tegasnya saat dihubungi Radar Senin (14/9) pagi.

Ratusan korban Gempa Tahun 2017, kata dia, pada Tanggal 25 Februari 2020, pernah mendatangi kantor DPRD Ciamis, guna audiensi.

Saat itu, para korban Gempa didampingi DPK APDESI Kecamatan Pamarican, dan diterima oleh Komisi D DPRD Kabupaten Ciamis.

Dimana dalam pertemuan tersebut, Komisi D DPRD, berjanji untuk mendampingi para korban Gempa 2017 untuk mendatangi DPRD Jabar, dan Komisi X DPR RI, agar BNPB mencairkan Dana Bantuan Stimulan Rehab, untuk para korban Gempa Tahun 2017 di Ciamis.

Termasuk  mendesak Dinas-Dinas terkait, yaitu BPBD, Dinas Sosial, Dinas DPRKPLH, dan Dinas BPKAD Kabupaten Ciamis, guna menganggarkan Dana Bantuan Stimulan Rehab Rumah dari pos anggaran masing-masing Dinas.

Kesepakatan kesiapan Dinas-Dinas tersebut, sudah dituangkan dalam berita acara.

Bahkan berita acara tersebut ditandatangai oleh para Kepala Dinas terkait, Ketua Komisi D dan perwakilan korban Gempa.

“Sayangnya sampai saat ini tidak ada respon. Kami akan membawa massa lebih banyak dan aksi lagi dan  pendampingan dari pengurus DPK APDESI Kecamatan Pamarican dan para Tokoh Forum Peduli Pamarican, ” ancamnya.

Yanto menambahkan, warga yang mengalami kerusakan sekitar 312 rumah mengalami kerusakan parah, rusak sedang 1.412 unit dan rusak ringan sebanyak 3.999 unit.

“Anehnya sekan-akan pemerintah tutup mata, sehingga tidak ada sama sekali bantuan tersebut, padahal kami sudah beberapa kali audensi,” sesalnya.

(iman s rahman)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.