Dangdutan Ala Bawaslu, Inisiatif Panwascam

66
0
Memang sempat mereka (panwascam, Red) ngomong­in hiburan, tapi tidak terlalu saya dengarkan.” Enceng Fuad Syukron Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kota Tasikmalaya

TASIK – Bawaslu Kota Tasikmalaya menjelaskan hiburan dangdut pasca kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) di Pangadaran merupakan inisiatif sejumlah Panwascam. Dalam hal ini, komisioner mengaku kecolongan.

Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kota Tasikmalaya Enceng Fuad Syukron mengaku hiburan tersebut merupakan inisiatif dari beberapa Panwascam. Dia dan para komisioner Bawaslu tidak begitu mengetahuinya. “Saya dan komisioner lainnya ikut ketua (Bawaslu) mendampingi pimpinan Bawaslu Jabar,” ujarnya kepada Radar, kemarin (3/7).

Sebelumnya, Enceng sempat mendengar bahwa Panwascam menginginkan hiburan. Akan tetapi, dia tidak mengetahui bentuk hiburan yang mereka maksud. “Memang sempat mereka (panwascam) ngomongin hiburan, tapi tidak terlalu saya dengarkan,” ujarnya.

Enceng pun menyesalkan atas apa yang telah terjadi, terlebih kegiatan diselenggarakan oleh divisinya. “Ya jelas kami menyesalkan, dan kami tegaskan itu bukan bagian dari kegiatan rakor,” terangnya.

Disinggung soal sikap Bawaslu pasca kejadian tersebut, pihaknya enggan memberikan penjelasan. Dia mengatakan kebijakan tersebut merupakan wewenang Ketua Bawaslu Ijang Jamaludin. “Karena ketua juga tidak tinggal diam,” katanya.

Terpisah, Ketua FPI Kota Tasikmalaya Ustaz Yan-yan Albayani SKom.i MPd menyesalkan dengan apa yang dilakukan oknum-oknum petugas Bawaslu tersebut. Menurutnya, sebagai bagian dari penyelenggara pemilu seharusnya memberikan contoh baik. “Sungguh tidak mencerminkan petugas dari Kota Santri yang religi,” katanya.

Petugas Bawaslu atau Panwascam, kata Ustaz Yan-yan, seharusnya paham dengan Perda Tata Nilai Nomor 4 Tahun 2014. Aturan tersebut sudah sepatutnya diterapkan baik saat bertugas, ataupun dalam aktivitas sehari-hari. “Harusnya menjadi contoh untuk masyarakat,” pungkasnya.

Sebelumnya diketahui, beredar sebuah video acara hiburan dangdut dengan menghadirkan biduan berpakaian minim. Video tersebut disebut-sebut terjadi saat kegiatan Bawaslu Kota Tasikmalaya pada Senin (1/7) di wilayah Pantai Pangandaran.

Dari informasi yang dihimpun, video berdurasi 30 detik itu menampilkan seorang biduan dengan memakai dress merah di atas lutut. Biduan itu bernyanyi ditemani lelaki yang diduga petugas Bawaslu sambil berjoged.

Diketahui peristiwa tersebut, merupakan hiburan usai kegiatan Bawaslu beberapa waktu lalu. Video itu beredar dengan cepat melalui aplikasi chating WhatsApps. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.