Dapat Bantuan Sarana Air

10
PELETAKAN BATU PERTAMA. Program Implementator Rumah Wakaf Arif Nurcholis (keempat, kiri) menyerahkan bantuan secara simbolis pembangunan sarana air kepada Pesantren Al Barkah Jumat (5/10). (Siti Aisyah / radartasikmalaya.com)

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

TASIK – Pondok Pesantren Al-Barkah yang beralamat di Kampung Jajaran Waru Dusun Cikuya Desa Bojongsari Kecamatan Gunung Tanjung Kabupaten Tasikmalaya mendapat wakaf untuk pembangunan sarana air wudu. Bantuan ini berasal dari Rumah Wakaf Bandung.

Program Implementator Rumah Wakaf Arif Nurcholis menuturkan, wakaf pembangunan sarana air wudu ini merupakan bentuk kepedulian Rumah Wakaf untuk lingkungan pesantren.

Bantuan yang diberikan yakni pengadaan sumber air baik berupa pengeboran atau pipanisasi di pesantren yang terkendala sumber air bersih akibat kekeringan.

“Alhamdulillah untuk Pesantren Al Barkah ini kita lakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan sarana air wudu berupa pengeboran air dan pembangunan MCK. Tujuannya untuk memudahkan para santri untuk berwudu dan menjaga kebersihan karena air untuk pesantren yang berasal dari gunung ini kering,” tutur Arif kepada Radar, Jumat (5/10).

Dia berharap, dengan bantuan pembangunan fasilitas wudu dan MCK tersebut para santri semakin nyaman dalam melakukan aktivitas mengaji dan tidak kerepotan lagi untuk ambil air di sungai yang kotor.

“Air menjadi kebutuhan yang primer, semoga dengan pembangunan ini dapat melancarkan segala aktivitas santri dan kegiatan mengaji serta belajarnya makin semangat,” ungkapnya.

Perwakilan Pondok Pesantren Al-Barkah Tasikmalaya Iin Krisdiansyah atau Ustadz Adit menuturkan, selama musim kemarau ini Pesantren Al Barkah mengalami kekeringan.

Sumber air yang berasal dari Gunung Tilu menjadi satu-satunya sumber air yang dialirkan ke masyarakat dan pesantren dengan selang air.

“Namun saat kemarau ini ketersediaan air makin berkurang sehingga pesantren dan masyarakat sekitar juga kekurangan air. Alhamdulillah kami mendapat bantuan dari Rumah Wakaf yang menjadi solusi atas permasalahan yang kami hadapi,” terang Adit.

Ia berharap, bantuan yang diberikan terkait pembangunan sarana air wudu dan MCK tersebut bisa mempermudah santri dan masyarakat dalam melakukan aktivitas hariannya.

“Selanjutnya kami bersama warga akan bahu membahu menyelesaikan pembangunan sehingga segera selesai dan manfaatnya segara dirasakan oleh semuanya,” ungkapnya. (ais)

loading...