Dapat Suntikan Modal, Harus Jadi Lompatan Kinerja

46
0
Sidik Firmadi Pemerhati pemerintahan

BANJAR – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Anom akan mendapat suntikan modal sebanyak Rp 2 miliar. Pengamat pemerintahan Sidik Firmadi berharap perusahaan daerah itu bisa berbenah dan berhati-hati jika penyertaan modal itu terealisasi.

“Agar anggaran yang rencananya akan diusulkan dapat dimaksimalkan guna memperbaiki kondisi PDAM Tirta Anom, sehingga menjadi sehat dan dapat memberikan keuntungan dan dapat meningkatkan PAD Kota Banjar,” kata Sidik Firmadi Senin (9/12).

Menurut dia, ada beberapa strategi yang dapat dilakukan guna memperbaiki kinerja PDAM Tirta Anom ke depan. Pertama, dengan cara memastikan pasokan sumber air stabil dan besar karena biasanya konsumen akan tertarik menggunakan PDAM jika airnya stabil dan melimpah. Kedua, mamastikan air PDAM tidak keruh meskipun saat musim hujan dan yang terahir harga yang terjangkau.

“Jadi saran saya harga jangan terlalu mahal, sehingga tidak memberatkan masyarakat. Tetapi tetap menguntungkan pemerintah daerah. Terakhir saya berharap, ke depan PDAM Tirta Anom Kota Banjar benar-benar bangkit dan berjaya,” harapnya.

Ketua HMI Cabang Kota Banjar Ramdhani Bin Rasikun kurang setuju jika perusahaan plat merah itu terus disubsidi. Ia mempertanyakan sistem kerja sama dalam rencana penyertaan modal tersebut.


“Ya, meski PDAM adalah perusaan milik daerah, tetapi dalam ukuran bisnis harus pula diberlakukan profesionalitas atau sistem tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance). Bagi saya Pemkot Banjar terlalu memanjakan pihak PDAM. Sebab ada anggapan bahwa PDAM selalu dibantu oleh pemerintah,” kata dia.

Dia pun menyoroti terhadap sistem pengawasan PDAM. “Jika PDAM masih menggunakan cara kerja lama, sangat memungkinkan PDAM selalu merugi dan Pemerintah Banjar selalu direpotkan dalam urusan penyertaan modal yang terus menerus,” ujarnya.

Kordinator Keluarga Mahasiswa Kota Banjar Awwal Muzakki menuntut kualitas air PDAM harus baik. “Memang penyertaan modal menjadi tantangan direktur untuk bagaimana PDAM nantinya itu dapat memberikan pundi-pundi PAD. Jangan sampai setelah diberikan modal, justru kinerja direktur beserta jajarannya menurun,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, PDAM Tirta Anom Kota Banjar tak lama lagi akan mendapat suntikan modal sekitar Rp 2 miliar. Modal itu rencananya akan digunakan untuk penambahan jumlah pelanggan (sambungan rumah) di wilayah Kota Banjar.

“Proses penyertaan modal untuk PDAM bentuknya masih raperda. Pansus sudah dibentuk di DPRD. Kami berharap PDAM bisa bangkit dan menjadi perusahaan daerah yang bisa menyumbang PAD bagi Kota Banjar,” kata Wakil Ketua I DPRD Kota Banjar Tri Pamuji Rudianto. (cep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.