Dari arah Ciamis naik Fly Over Purbaratu Kota Tasik Bisa Nyambung ke Tol dan..

482
0

PURBARATU – Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya benar-benar antusias menyambut pembangunan Tol Bandung-Garut-Tasik.

Selain sedang mempersiapkan perubahan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), ternyata beberapa program pembangunan pun sudah sejalan dengan rencana besar itu.

Salah satunya adalah, Fly Over Purbaratu. Fly Over ini diproyeksikan menjadi jalur penyambung menuju trase tol.

Sebab, fly over ini juga menjadi pemecah kemacetan yang kerap terjadi di Simpang Lima dan Pancasila. Sehingga, kendaraan dari jalur Ciamis ketika menggunakan fly over ini bisa langsung ke tol atau pun menuju kawasan perkotaan di Kota Tasik.

Hal itu terungkap saat Wali Kota Tasik, Budi Budiman melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke fly over tersebut, yang tepatnya berada di Kampung Saripin, Kelurahan Kersamenak, Kecamatan Purbaratu, Senin (23/9).

Progresnya fly over itu memang baru 21 persen. “Tapi kita optimis bakal tuntas akhir tahun dan 2020 sudah bisa digunakan,” ujar Budi kepada radartasikmalaya.com.

Terang Budi, fly over tersebut melintasi 121 makam yang berada di bawah jembatan. Namun, pihaknya melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah tuntas melakukan pembebasan lahannya dan dipindahkan makam-makam itu sesuai keinginan warga.

“Progres pekerjaan ini dibagi dua, senilai Rp 30 miliar untuk dua paket kegiatan. Tahap pertama ini adalah, pembangunan jembatan fly over-nya kurang lebih Rp 16 miliar. Jadi pekerjaan jembatannya sampai perataan dan pengurugan yang nyambung ke Jembatan Cikalang. Lalu nanti ada pembangunan awal jembatan yaitu dudukan-dudukannya atau pondasi atau bahasa teknisnya abutment,” bebernya.

Kata dia, pengerjaan tahun depan adalah penyelesaiannya. “Jadi itu adalah yang nilainya Rp 16 miliar dan anggarannya dari bantuan Pemprov Jabar. Sedangkan kegiatan satunya lagi senilai Rp 14 miliar panjangnya sekitar 650 meter. Proyek ini menyambungkan dari Jalan Purbaratu ke Jembatan Fly Over nantinya,” ungkap Budi.

Budi menambahkan, pekerjaan penyambung ini hingga ke rel kereta api nantinya. “Rp 14 miliar ini untuk pemadatan termasuk untuk pinggir jalannya atau pasangan TPT dan draenase. Ini yang kita Sidak dengan target Desember tahun ini juga tuntas. Dan kami sudah menyampaikan ini ke Gubernur Jawa Barat,” tambahnya.

Jelas Budi, apa yang disampaikan ke Gubernur Jabar itu adalah upaya pihaknya semaksimal mungkin agar anggarannya tidak menggunakan APBD Kota Tasik.

“Tapi kita mengusulkan di tahun depan diselesaikan. Jika dua pekerjaan ini tuntas maka ada satu lagi pekerjaan jembatan. Yaitu Jembatan Ciloseh dan sudah diusulkan ke pusat serta provinsi. Panjangnya kurang lebih 120 meter,” jelasnya. (rezza rizaldi/ radartasikmalaya.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.