Dari Ketinggian 3.650 Kaki, Pesawat Lion Air Jatuh ke Laut dengan Kedalaman 30 Meter

30

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

JAKARTA – Pihak Basarnas dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi baru saja menggelar konfrensi pers terkait jatuhnya pesawat Lion Air JT-610 di Tanjung Karawang, Jawa Barat.

Dari keterangan Kepala Basarnas, Marsekal Muda TNU M Syaugi, pesawat rute Jakarta-Pangkal Pinang itu hilang kontak pada ketinggian 3.650 kaki, kemudian jatuh di perairan Tanjung Karawang.

“Tim kami sudah tiba di lokasi jatuhnya pesawat dan menemukan serpihan pesawat dan potongan (tubuh korban). Pesawat jatuh di laut dengan kedalaman sekitar 30-35 meter),” jelas M Syaugi.

Personel Basarnas juga langsung melakukan penyelaman untuk mencari korban di dalam perairan laut Karawang.

Menurut Syaugi, pihaknya mendapat konfirmasi soal adanya pesawat hilang kontak sekira pukul 06.50 WIB, dan langsung mengerahkan 3 kapal laut dan satu helikopter untuk melakukan pencarian.

“Titik lokasi jatuhnya pesawat berjarak 25 mil dari Tanjung Priok, Jakarta dan 11 mil dari Tanujng Karawang,” jelasnya.

Pesawat Lion Air jatuh

Lokasi pesawat Lion Air jatuh.

Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT-610 rute Jakarta-Pangkal Pinang dilaporkan hilang kontak 13 menit setelah take off. Pihak Kantor SAR melaporkan pesawat tersebut diduga jatuh di Tanjung Karawang, Jawa Barat.

Pesawat Lion Air JT-610 yang lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng pada pukul 06.20 WIB dan dijadwalkan tiba di Bandara Depati Amir Pangkal Pinang pada pukul 07.20 WIB. Namun hingga pukul 09.30 WIB, pesawat tersebut belum juga tiba.

Pesawat hilang kontak 13 menit setelah lepas landas. Sejumlah laporan menyebutkan bahwa tug boat AS Jaya II, rute Kalimantan Selatan-Marunda melihat pesawat Lion Air jatuh di sekitar Tanjung Karawang, Jawa Barat.

(fat/pojoksatu)

CALEG KITA

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.