Data Bansos di Kota Tasik Dinilai Tak Transparan

141
0
Ist. AUDIENSI. Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya menerima audiensi dari pegiat sosial yang mengeluhkan implementasi bantuan pemerintah, di ruang rapat paripurna, Senin (15/2/2021).
Ist. AUDIENSI. Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya menerima audiensi dari pegiat sosial yang mengeluhkan implementasi bantuan pemerintah, di ruang rapat paripurna, Senin (15/2/2021).
Loading...

INDIHIANG – Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya meminta Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tasikmalaya, membangun koordinasi dan transparansi yang optimal. Terutama berkaitan dengan validasi data masyarakat yang menjadi penerima bantuan program pemerintah.

“Kita minta persoalan bantuan pemerintah, ketika ada ketidakcocokan atau ketidakvalidan data, Dinsos dan Disduk bisa sinergis menyelaraskan data. Supaya tidak ada masyarakat yang terkendala urusan teknis kaitan bantuan,” ujar Ketua Komisi IV, Dede Muharam usai memimpin audiensi dari pegiat sosial di ruang rapat paripurna, Senin (15/2/2021).

Menurut Dede, Persoalan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) yang selama ini kerap menjadi kegaduhan di masyarakat, mulai menemukan titik terang. Berkaca adanya komitmen dan kesepahaman semua pihak penyelenggara program tersebut.

“Itu bisa terselesaikan ketika semua ada komitmen, termasuk teman-teman TKSK dan Pendamping PKH bisa verifikasi langsung keabsahan data di lapangan.

Apalagi perbankan sendiri yang hadir audiensi, siap untuk memprint out apa yang selama ini dipertanyakan perwakilan masyarakat,” kata Politisi PKS tersebut membeberkan.

loading...

Dia menjelaskan Disdukcapil memiliki sistem dan mekanisme tersendiri berkaitan data, tetapi apabila komunikasi dan koordinasi ditingkatkan tanpa ada ego sektoral, otomatis tidak akan ada kendala yang tidak bisa dijelaskan solusinya.

”Bahkan tadi muncul 12 ribu Nomor Induk Kependudukan (NIK) penerima yang bisa diverifikasi kembali karena sudah gugur. Termasuk adanya beberapa penerima yang saldo di rekeningnya nol,” ujar Dede.

Baca juga : Yusuf: Aktivitas Pesantren di Kota Tasik Berlanjut, Prokes Harus Lebih Diperketat

Ia menambahkan perlunya komitmen bersama baik stakeholder terkait, bank penyalur, pendamping dan komponen lain berkenaan bantuan pemerintah. Supaya berorientasi terhadap amanah atas tugas yang diemban, yakni membantu mensejahterakan warga kurang mampu.

“Harus ingat, konsekuensi mengurus bantuan masyarakat kurang mampu itu urusannya di dunia dan akhirat,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial Kota Tasikmalaya Hendra Budiman mengakui beberapa waktu lalu pihaknya sempat tersendat berkenaan verifikasi data, ketika ada pihak luar yang menanyakan berkaitan dokumen dan data penerima PKH mau pun BPNT. Mengingat, lanjut dia, program itu merupakan bantuan pusat yang mana daerah tidak memiliki kewenangan lebih.

“Nah di Tahun ini kan bisa kita lihat ada 12 ribu penerima BPNT gugur karena 13 item. Ada yang belum masuk DTKS, ada yang terkendala NIK ganda dan lain-lain. Semoga April ini kita bisa selesaikan karena sudah terpetakan persoalannya,” kata Hendra.

Mantan Kabid Perikanan Dinas Pertanian, Peternakan dan Kehutanan Kota Tasikmalaya itu menjelaskan pada Desember 2020 pihaknya sudah melaksanakan evaluasi perbaikan berkenaan program-program bantuan pemerintah. Bahkan, di tahun ini, pemerima program pusat sebanyak 52 ribu warga di Kota Resik, yang saldo rekeningnya nol hanya 6 orang saja.

“Nah nantinya masyarakat juga akan tahu, kenapa saldo dia nol, apakah NIK-nya ganda, kartu rusak atau kesalahan penginputan identitas dan teknis lainnya,” ucap dia.

“Maka kita akan koordinasi dengan Disdukcapil, disamping beberapa data penerima sudah kita padankan,” sambung Hendra.

Pegiat Sosial Kota Tasikmalaya, Dede Farid menekankan eksekutif dan stakeholder terkait tidak hanya menyatakan siap dalam audiensi saja. Tetapi teknis pelaksanaan di lapangan, bisa dijamin penerima dan keluhan masyarakat dapat terjawab.

“Jangan hanya siap di audiensi, tapi harus dengan implementasi di lapangan. Kita akan kawal supaya progres perbaikan bisa sesuai harapan bersama,” katanya. (igi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.