Data Pengadaan Alat Studio di Bagian Umum Pemkab Tasik tak Sesuai Berkas LKPJ

113
0

SINGAPARNA – Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Pada Pengadaan Alat Audio di Bagian Umum Setda Kabupaten Tasikmalaya akhirnya buka data terkait item-item pengadaan alat audio/studio yang mencapai Rp 2,3 miliar.

Namun, apa yang dijelaskan dengan jumlah ratusan item itu tidak sesuai dengan berkas pada LKPJ Bupati Tasikmalaya Tahun 2019.

Baca juga : Prihatin Kondisi Covid-19 di Kabupaten Tasik, Tokoh Muda Lakukan Ini..

Di mana dalam berkas LKPJ yang dipublikasikan dewan untuk anggaran Rp 2,3 miliar meliputi pengadaan satu unit lensa, satu unit flash kamera, satu unit memori kamera, satu unit lenshood, dua unit mic kancing, tujuh unit handy talky, tujuh unit kamera, dua unit wireless dan satu paket video wall.

Sementara Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Pada Pengadaan Alat Audio di Bagian Umum Setda Kabupaten Tasikmalaya Rizal Huda menjelaskan, dalam pengadaan alat audio banyak itemnya.

Seperti Lensa Camera Nikon AF-S Nikkor 24-70mm f/2.8 ED VR. Kemudian satu unit flash Camera Nikon Speedlight SB-5000. Wireless Communication 4 Channels.

Kemudian, kata dia, satu unit memory card Sandisk SD card extreme pro 64GB 300MB/S UHS II- 64 GB 300 MBPS, water proof.

Tas Eiger Focus 28, satu buah lensahood Nikon HB40 Bayonet, dua handy talky ICOM M36, tujuh mic kancing Shure SVX 14/CVL, tujuh kamera digital terdiri dari Canon Powershot SX430 IS.

Selanjutnya, tambah dia, pengadaan sembilan video wall dengan spesifikasi Samsung Video Wall 55 Inch UM55H-E, dua televisi Samsung 65 Inch UHD 4K flat smart TV 65RU7100 + Standing Bracket, tiga televisi Samsung TV qled flat smart 55 inci (55Q60R) + Wall Bracket 3, satu infocus (a) infocus IN116XA dan satu infocus IN114V. Dua layar infocus LETAEC tripod screen 84 inci.

Kemudian, pengadaan satu paket sound system jenis turbosound TLX Series-Array Speakers System 20.000 watts/peak.

Dengan rincian satu dig mixer satu buah, dua buah dig snake cable PC 2 I/O box with 32 remote-controllable MIDAS Preamps, 16 outputs an dan tiga router PC 3 N-Router & Switch.

Selanjutnya, sebanyak empat buah headphone PC 4 Closed-Type High-Performance Studio Headphones.

Kemudian jenis F O H (Front Of House) dengan rincian dua buah array speaker. Delapan array speaker PC 8 Dual 2 Way 8” Line Array Element for portable and fixed installation, dua array speaker PC 2 Compact Dual 15” subwoofer for portable and fixed installation appl dan lainnya.

Kemudian, tambah dia, pengadaan audio masjid jenis microphone, satu buah microphone PC Gooseneck Microphone, dua dyn microphone PC Dynamic Cardioid Vocal Microphone, dua microphone PC Cardioid Condenser Lavalier Microphone for CAD Audio Wireless– A.

Selanjutnya jenis, main & control dan mixer & etc, satu buah dig mixer PC Compact 40-Input, 25-Bus Digital Mixing Console with 16 program, satu buah players Pc CD/USB/SD player.

AM/FM radio. RS232 port, satu buah router PC N-Router & Switch, satu buah studio monitor pair high-resolution, Active 2-Way Reference Studio Monitor. Tiga buah power amp PC Ultra-Lightweight, High-Density, 6000-Watt 4-Channel Power Amplifi dan lainnya.

“Ini semua item barang pengadaan alat audio di setda tahun 2019 totalnya Rp 2,3 miliar. Untuk detail rinci harga per itemnya datanya kebetulan ada di kontrak, dokumennya disimpan di kantor, kebetulan saya lagi tidak ke kantor,” terang dia.

Baca juga : Komunikasi Eksekutif-Legislatif di Kabupaten Tasik Dinilai Buruk

Terpisah, Anggota Pansus LKPJ Bupati Tasikmalaya Tahun 2019, Candra Wahyudi menilai harusnya Bagian Umum melampirkan dokumen pendukung ketika item pengadaan alat studio atau audio cukup banyak.

Namun, sampai saat ini tidak ada dokumen tersebut dan dijelaskan ke pansus secara rinci. “Ya idealnya sih ada dokumen pendukungnya ketika jumlahnya banyak, sehingga bisa dipahami dengan jelas,” katanya. (dik)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.