Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

4.1%

19.7%

8.1%

68.1%

Data tak Sesuai, RT-RW di Cibeuti Kota Tasik Tolak Bantuan

223
0
RAPAT. Suasana di Kelurahan Cibeuti Kecamatan Kawalu saat pembahasan pencairan bantuan sosial dari APBD Kota Tasikmalaya Selasa (12/5). ISTIMEWA

KAWALU – RT dan RW di Kelurahan Cibeuti Kecamatan Kawalu menolak pencairan bantuan sosial dari Pemkot, karena pencairannya tidak bisa dilakukan serentak dan tidak sesuai dengan data di Dinas Sosial.

Ketua RW 02 Kelurahaan Cibeuti Kota Tasikmalaya Dede Sukmajaya mengatakan, penolakan tersebut didasari oleh pencairan yang tidak sesuai dengan data yang ada di Dinas Sosial.

Baca juga : 5 Bulan Gaji Kades Mangkonjaya Tasik Disumbangkan untuk Warga Terdampak Covid-19

”Ada 240 kepala keluarga (untuk Kelurahan Cibeuti, Red) yang dapat, tapi kenyataannya yang cair hanya 76 kepala keluarga saja,” ungkapnya kepada Radar, Selasa (12/5).

Sementara itu di RW 02, menurut dia, yang tercatat sebagai penerima bantuan berjumlah 4 kepala keluarga, namun kenyataannya yang cair hanya 1 kepala keluarga saja.

”Inilah bukti kekisruhan soal data, makanya kami tolak,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa sisa 146 kepala keluarga –dari 240 kepala keluarga tersebut— belum mengetahui kapan bantuan tersebut cair.

”Kalau begini, pemerintah daerah telah membohongi publik,” jelasnya.

Menurut dia dinas terkait seolah tidak bisa melakukan pendataan bantuan tersebut.

”Saya tegaskan bahwa data yang dapat dipercaya adalah pendataan yang dilakukan oleh RT dan RW, bukan pihak lain seperti pendamping PKH dan agen BPS di kelurahan,” ujarnya.

Ia khawatir jika dalam masa pandemi seperti sekarang ini, Pemkot Tasikmalaya tidak bisa menjamin keberlangsungan hidup orang banyak dengan berbagai programnya.

”Maka bukan tidak mungkin kondisi seperti sekarang ini akan menimbulkan kegaduhan, yang berakibat tidak adanya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah,” ucapnya.

Ia juga sudah menanyakan mengenai waktu pencairan sisa penerima bantuan tersebut kepada camat, namun tidak ada kepastian.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Tasikmalaya H Nana Rosadi menjelaskan masih adanya warga yang belum mendapatkan bantuan tersebut karena ada kesalahan pada Nomor Induk Kependudukan (NIK).

”Nanti bisa diperbaiki di sini, kita lihat dulu nanti, termasuk masalah penerima bantuan yang sudah meninggal dan lain-lain,” ungkapnya.

Baca juga : Pasien Positif Covid-19 di Kota Tasik Nambah 2, Total Jadi 33 Orang

Soal data penerima bantuan tersebut, kata Nana, itu bukan data lama.

”Itu bukan data dari beberapa tahun lalu. Itu data penerima bantuan yang sekarang,” jelasnya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.