Datangkan Konsultan Eropa demi Payung Geulis

116
0
Dokumentasi Setda Kota Tasikmalaya MELUKIS. Istri Wakil Wali Kota Tasikmalaya Hj Rukmini Affandi Yusuf dan Wali Kota Tasikmalaya Drs H Budi Budiman meninjau kegiatan melukis mural di Sentra Payung Geulis Panyingkiran, Senin (4/2).
Loading...

INDIHIANG – Dalam waktu dekat, perajin payung geulis Kota Tasikmalaya akan dilatih konsultan dari Eropa. Konsultan tersebut berencana memberikan pemahaman mengenai desain ikon-ikon daerah agar bisa menembus pasar internasional.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya H Muhammad Yusuf menerangkan pihaknya sudah berkomunikasi dengan negara pendonor dari Eropa untuk mendatangkan konsultan dalam menggenjot industri kreatif khususnya payung geulis. “Kemarin bordir kan sudah dengan Jerman, sekarang giliran payung geulis. Nanti ada konsultan desainer datang dan melatih di sini sekitar tiga minggu,” ujarnya di sela-sela kegiatan Melukis Mural di Sentra Industri Payung Geulis Kampung Panyingkiran Kecamatan Indihiang, Senin (4/2).

Melalui konsultan itu, menurut Yusuf, keterampilan perajin payung geulis bisa didorong supaya menyesuaikan market global. Di samping itu, sisi produksi dan pemasaran akan menjadi fokus perhatian pemerintah. “Nanti silakan dimanfaatkan, ini selain potensi ekonomi kreatif, juga budaya atau khas daerah kita. Maka harus didorong,” tuturnya.

Selain itu, pemkot juga sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat supaya bisa menggenjot industri kreatif tersebut. Saat ini, pemasaran produk masih belum maksimal, hanya mengandalkan jejaring masing-masing pelaku usaha payung geulis. “Saat ini, pemkot terlibat supaya ekonomi kreatif khas daerah ini bisa pesat dan modern, tanpa meninggalkan ciri tradisinya. Kita harap pemprov juga merespons dan turut mendukung upaya ini,” kata Yusuf.

Dia menambahkan ke depan para pelaku usaha yang sudah dilatih desain, bisa mematenkan karyanya menjadi hak cipta. Hak paten itu penting agar produk yang menembus pasar internasional tidak sembarangan ditiru. “Nanti harus diberi sosialisasi juga supaya mereka dilindungi undang-undang lewat hak paten,” ucapnya.

Sementara itu, kegiatan tersebut dimeriahkan para perupa yang melukis mural di dinding lokasi menuju sentra industri payung geulis, baik perupa daerah, istri Wakil Wali Kota Tasikmalaya Hj Rukmini Affandi Yusuf serta perupa internasional dari Jerman Hans Joerg Waskowski. “Alhamdulillah banyak rekan perupa yang turut serta dalam kegiatan ini, meramaikan dengan terlibat melukis di media dinding sentra industri payung geulis,” ujar Hj Rukmini. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.