Liverpool vs Watford

David vs Goliath

9
0
Sadio Mane

MERSEYSIDE – Liverpool akan bersua Watford di pekan ke-17 Liga Premier nanti malam (14/12). Dalam laga di Anfield Stadium, armada The Reds punya kans besar memperbesar jarak antara sang penguntit baru, Leicester City setelah Manchester City yang turun ke posisi ketiga.

Bak David vs Goliath, laga ini cukup dramatis karena mempertemukan klub pemimpin puncak klasemen dengan klub yang tersungkur di jurang klasemen (posisi ke-20). Dalam lima pertemuan terakhirnya, skuag Nigel Pearson belum pernah mengalahkan Liverpool. Bagi anak asuh Jurgen Klopp, fakta ini tentu menjadi sebuah keuntungan sebab mereka punya modal bagus untuk mempertahankan diri di papan atas klasemen.

Di sisi lain, Sadio Mane dan kolega baru saja meraih kemenangan telak 3 gol tanpa balas ke gawang Bournemouth, pekan lalu. Tak ayal, kemenangan itu telah mengantarkan peraih enam kali tropi Liga Champions itu semakin kokoh di pucuk klasemen dengan mengoleksi 46 poin, meninggalkan Leicester di posisi kedua (38 poin) dan Manchester City di posisi ketiga (32).

Hasil tiga poin di Bournemouth menambah rekor winning streak Liverpool menjadi 16 laga tanpa kekalahan. Hal ini tentu membuat pelatih Wartford, Nigel Pearson untuk meracik strategi menghadapi Liverpool.

Namun, Liverpool tak boleh besar kepala. Sebab Watford yang kali ini tampil berbeda dengan kompetisi musim sebelumnya. Di bawah bimbingan Nigel Pearson, Watford selalu menjadi ancaman keberadaan tim-tim raksasa.

Hal itu diungkapkan winger Liverpool Xherdan Shaqiri. Sebagaimana yang dilansir dari Harian Olahraga Britania Raya, Metro, pilar Timnas Swiss itu memperingatkan para rekannya untuk tetap menjaga tren positif saat menjamu The Hornets-sebutan Watforf. Ia menyebut, klub asal Hertfordshire adalah tim yang berbahaya.

“Saya pikir posisi mereka (posisi juru kunci Watford) tidak mencerminkan kualitas yang mereka miliki karena mereka memiliki beberapa masalah,” katanya, kemarin.

“Mereka telah mengganti manajernya sampai dua kali, tentu ini menjadi sinyal bahwa mereka tak akan pasrah dan siap melawan kami. Jadi itu berbahaya, tapi kami selalu percaya diri,” sambungnya.

Dalam laga nanti, lini pertahanan Liverpool tidak akan diperkuat pilar pentingnya, Dejan Lovren yang masih dibekap kejang otot. Sementara, Joel Matip absen selama sisa musim 2019 karena cedera lutut. Termasuk, dua pemain seperti Fabinho dan Nathaniel Clyne yang masih absen dalam latihan kemarin.

Badai cedera juga menimpa Watford. Empat pemain mereka Tom Cleverley, Jose Holebas, Sebastian Prodl dan Danny Welbeck tak bisa diturunkan karena faktor kebugaran. Laga ini menjadi panggung bagi duet Afrika Utara, Sadio Mane-Muhammad Salah. Sejauh ini, keduanya akan menjadi tumpuan Liverpool untuk kembali mencetak gol ke gawang Watford. Sadio telah mencetak 9 gol untuk klub, sementara Salah punya catatan apik ketika head to head melawan Watford. Dari empat laga melawan Watford, pemain buangan Chelsea itu telah mencetak 6 gol. Meski menjadi laga mustahil bagi Watford, mereka punya ambisi merebut poin di Anfield. (fin/tgr)

loading...
Halaman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.