DBD di Kota Tasik Terus Naik, Total 889 dan 25 Dirawat 17 Meninggal

74
0

KOTA TASIK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tasikmalaya mencatat angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) masih terus naik.

Hingga Kamis (16/07) sore, jumlah akumulatif kasus DBD di Kota Tasikmalaya tercatat 889 kasus dengan 25 dirawat serta 17 meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Tasikmalaya, Uus Supangat mengatakan, penanggulangan kasus akibat nyamuk aedes aegypti itu semakin baik.

Ia menilai, peningkatan kasus yang terjadi tak seperti bulan sebelumnya.

“Penanggulangan sudah sesuai harapan. Mudah-mudahan bulan Juli ini kasus bisa turun dengan adanya sosialisasi dan gerakan-gerakan PSN (pemberantasan sarang nyamuk),” katanya kepada wartawan.

Ia menerangkan, setiap hari angka kasus terkonfirmasi DBD terus bertambah. Namun di sisi lain, angka kesembuhan juga terus meningkat.

Loading...

Uus menyebutkan, hingga saat ini jumlah pasien DBD yang masih dirawat hanya sekira 25 orang. “Artinya, mayoritas pasien sudah sembuh,” terangnya.

Kendati demikian, ia mengingatkan agar warga tetap menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Selain itu, selama masa peralihan cuaca seperti saat ini, gerakan 3M harus terus dilakukan di lingkungan masing-masing agar tak menimbulkan sarang nyamuk.

Berdasarkan data Dinkes Kota Tasik, secara kumulatif sejak 1 Januari 2020 hingga saat ini ada 889 kasus DBD dengan 17 angka kematian. Kasus DBD di Kota Tasik hampir merata di seluruh kecamatan.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.