Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.7%

8.1%

3.5%

23.6%

2.3%

45%

0.1%

16.7%

0%

Dekati Pengusaha, Menkeu Sadar Diri

17
0
BERI KETERANGAN. Menteri Keuangan Sri Mulyani menyadari pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dalam menghadapi tekanan pelemahan ekonomi global. Faisal R Syam / Fin

JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyadari pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dalam menghadapi tekanan pelemahan ekonomi global. Karena itu, dibutuhkan bantuan dan kerja sama dari pelaku usaha.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu mengaku serba salah, di satu sisi dengan mendorong penerimaan negara lewat pajak namun dampaknya menurunkan kinerja ekonomi nasional.

“Dan itu sesuatu yang tidak ingin terjadi pada saat kita menghadapi siklus bisnis yang sedang menurun. Namun di sisi lain kita juga harus menjaga keberlangsungan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN),” kata Sri Mulyani di Jakarta, kemarin (17/11).

Lanjut Sri Mulyani, pelaku usaha harus diberikan ruang bergerak. Untuk itu, pemerintah mengeluarkan kebijakan yang di satu sisi menjaga penerimaan, tapi di sisi lain mendukung bekerlangsungan usaha.

“Kami tahu dunia sedang sedang mengalami tekanan. Kita melihat, dan kita memahami kalau penerimaan pajak menurun. Namun itu tidak berarti kami tidak melakukan pekerjaan ekstensifikasi dan intensifikasi. Namun itu dilakukan dengan perhitungan,” ungkap dia.

Sri Mulyani menyatakan pemerintah terus berusaha meningkatkan pemasukan negara, salah satunya untuk menguatkan perekonomian nasional.

“Kita coba untuk terus mengumpulkan pajak sehingga kita memiliki penerimaan pajak, setara dengan negara-negara yang sama dengan kita atau bahkan lebih baik namun tanpa menimbulkan back fire,” ujarnya.

Peneliti Istitute for Development of Economics and Finance (Indef) Nailul Huda mengatakan bahwa shortfall pajak sebetulnya sudah diwanti-wanti sejak awal tahun.

“Ya pemerintah seharusnya bisa mengerem belanja-belanja yang tidak perlu seperti perjalanan dinas yang saja banyak terdapa di Kementerian/Lembaga (K/L),” ujar Huda kepada Fajar Indonesia Network (FIN), Minggu (17/11).

Untuk itu, agar defisit keuangan negara tidak semakin melebar, maka diperlukan memangkas pengeluaran yang kurang penting. “Pemerintah melalui Kementerian Keuangan harus bisa menyisir anggaran-anggaran pemborosan sehingga defisit APBN tidak melebar,” tukas dia.

Direktur Riset Centre of Reform on Economics (Core) Piter Abdullah mengatakan, selain meningkatkan penerimaan pajak, yang mesti dilakukan pemerintah untuk meningkatkan pertumbuha ekonomi nasional melalui mengoptimalkan permintaan domestik.

“Untuk itu pemerintah harus berkoordinasi mensinergikan kebijakan moneter, fiskal dan sektor riil,” ujar Piter. (din/fin)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.