Delapan Desa di Pangandaran Masih Tertinggal

27
Dani Hamdani

PANGANDARAN – Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (DSPM) Kabupaten Pangandaran Dani Hamdani mengatakan di Pangandaran ada lima desa yang dinyatakan masih tertinggal. Akan tetapi data terbaru menyebutkan bahwa desa tertinggal di Pangandaran bertambah menjadi delapan desa.

”Kalau dulu memang persepsi kita memang lima (desa tertinggal, Red), tapi sekarang dalam Indeks Desa Mambangun (IDM) ternyata muncul ada delapan desa,” terangnya kepada Radar, Kamis (8/2).

Menurutnya, perhitungan desa tertinggal tersebut mengacu dana desa (DD) yang diterima. ”Ya kalau masih delapan desa yang tertinggal, berarti pekerjaan rumah kita masih berat,” ujarnya.

Kriteria desa tertinggal, kata dia, meliputi SDM setempat, ketersediaan infrastruktur, kapasitas yang dimiliki daerah, kemampuan keuangan daerah, aksesbilitas dan karakteritsik desa.

Sekretaris Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Pangandaran Tjomi Suryadi mengatakan untuk meningkatkan tarap desa tertinggal tersebut, pemerintah pusat telah mengintervensi dan afirmasi untuk mempercepat pembangunan.

”Percepatan pembangunan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan daerah yang bersangkutan,” ujarnya.

Selain itu, perbaikan dari sektor ekonomi dan analisa jumlah penduduk miskin dan keluarga sejahtera dan prasejahtera. ”Angka melek huruf, angka partisipasi sekolah dan IPM juga ikut dikaji,” terangnya. (den)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.