Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.1%

19.6%

7.4%

69.9%

Demi Dapur Ngebul, PKL Tamkot Tasik Bakal Bertahan

83
0
JUAL BELI. Pedagang Kaki Lima (PKL) sedang berjualan di kawasan andesit, Senin (27/7). RANGGA JATNIKA / RADAR TASIKMALAYA

CIHIDEUNG – Para Pedagang Kaki Lima (PKL) di Taman Kota akan tetap pertahankan lapaknya apapun yang terjadi. Hal ini, semata-mata demi dapur mereka agar tetap ngebul.

Pantauan Radar, petang kemarin (27/7) PKL masih tetap melakukan aktivitas berjualan di kawasan batu andesit Taman Kota.

Baca juga : Jual Pestisida Palsu, 3 Warga Tasik Diringkus Satreskrim Garut

Mayoritas mereka merupakan pedagang jajanan berupa makanan dan minuman.

Koordinator PKL Taman Kota, Hendra Rosidin mengatakan sejauh ini aktivitas mereka tidak terusik. Perkembangan hasil audiensi pun tak kunjung ada jawaban.

“Kami masih menunggu sikap dari pemerintah,” ujarnya kepada Radar, Senin (27/7).

Ketika pada akhirnya pemerintah akan menertibkan PKL tersebut, pihaknya tetap akan bertahan. Karena bagaimana pun itu adalah ladang nafkah PKL untuk menghidupi keluarga.

“Kami bukan mau melawan, hanya mempertahankan diri,” ujarnya.

Jika sampai PKL tidak berjualan atau ditempatkan di lokasi yang sepi, sambung dia, sama saja mengebiri penghasilannya. Apalagi pemerintah tidak akan tanggung jawab.

Selain itu, ketika pemerintah akan melakukan penertiban maka dasarnya harus jelas. Jangan sampai kebijakan pemerintah itu hanya karena sentimen kepada pedagang kecil saja.

“Kami melihat pemerintah seperti tidak berkenan kepada kami,” katanya.

Hendra pun meminta pemerintah tidak memandang sebelah mata kepada pedagang kecil. Jangan sampai ada anggapan PKL merupakan masyarakat yang tidak tahu aturan.

“Kalau bicara aturan, apakah andesit itu memang untuk jalan lalu lintas?,” ungkapnya.

Selain itu, jika akan ditertibkan maka pemerintah tidak sampai tebang pilih. PKL di lokasi lain pun harus ditindak sebagai bentuk keadilan bagi pedagang. “Jangan hanya di andesit saja,” ucapnya.

Padahal, pihaknya menahan diri supaya tidak mengganggu aktivitas lalu lintas. Sampai kemarin, PKL mainan dia tahan supaya tidak beroperasi sebelum ada kejelasan dari pemerintah.

“Kalau memang tidak juga ada kejelasan, ya bisa saja nanti PKL mainan dan odong-odong akan pasang lapak lagi,” ungkapnya.

Komisi II Belum Bergerak

Audiensi yang dilakukan oleh Pedagang Kaki Lima (PKL) Taman Kota tampaknya belum membuahkan apapun. Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya belum menindaklanjuti aspirasi dari para pedagang.

Ketua Komisi II DPRD Kota Tasikmalaya Andi Warsandi mengatakan pihaknya belum berkoordinasi dengan OPD terkait soal PKL itu. Pihaknya perlu koordinasi dengan Komisi lainnya.

“Karena ini berkaitan dengan beberapa OPD yang menjadi mitra komisi lainnya,” ungkapnya kepada Radar, Senin (27/7).

Setelah ada koordinasi dengan, barulah dinas teknis terkait bisa dipanggil. Di situ pihaknya bisa membahas apa yang menjadi aspirasi para pedagang taman kota. “Nanti kami akan bahas bersama-sama,” katanya.

Baca juga : Kolam di Indihiang Kota Tasik, Tempat Wanita Misterius Ngambang Airnya Disurutkan, Polisi Temukan Ini..

Namun demikian, Andi pun belum bisa menjanjikan kapan bisa memanggil OPD teknis. Pasalnya pihaknya pun disibukkan oleh beberapa urusan di DPRD.

“Tapi mudah-mudahan bisa secepatnya,” terangnya.(rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.