Demi Kelancaran Pilkada Serentak, Bawaslu Bakal Atur Isi Ceramah Agama

153

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

JAKARTA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akan mengatur isi dari ceramah keagamaan selama masa kampanye Pilkada 2018. Aturan dan sejumlah ramabu-rambunya sedang digarap.

Nantinya aturan itu akan disosialisasikan kepada para pemuka agama yang hendak menyampaikan ceramah keagamaan selama masa kampanye Pilkada 2018.

Ketua Bawaslu Abhan mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan tokoh-tokoh agama untuk menyusun rambu-rambu tentang ceramah agama yang diakui di Indonesia.

“Saya kira ini tidak hanya di salah satu agama, tapi di seluruh agama. Kami merumuskan semacam materi khotbah atau materi keagamaan bersama para tokoh agama dan tokoh masyarakat,” ujar Abhan di Jakarta, Jumat (9/1).

Abhan menjelaskan, materi ceramah keagamaan bisa tentang bahaya politik uang dan politisasi suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) dalam pilkada. “Norma hukumnya jelas, money politics itu pidana,” ucapnya.

Selain itu, Abhan juga mengingatkan tim pendukung pasangan calon agar tidak melakukan kampanye bernada SARA. Sebab, sanksinya adalah pidana.

Karena itu, Bawaslu terus mematangkan materi tentang rambu-rambu bagi penceramah agama selama masa kampanye pilkada. Di antaranya dengan meminta masukan banyak pihak.

“Target kami secepatnya rampung. Cuma memang untuk mengumpulkan beberapa elemen masyarakat kan tidak mudah,” pungkas Abhan

(aim/JPC)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.