Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3.5%

19.8%

7.4%

69.3%

Denda Rp10 M, Jika Calon Bupati Pangandaran Mengundurkan Diri..

171
0
MENYERAHKAN. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran menyerahkan berkas verifikasi faktual calon perseorangan kepada PPK, Selasa (23/6). DENI NURDIANSAH / RADAR TASIKMALAYA
MENYERAHKAN. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran menyerahkan berkas verifikasi faktual calon perseorangan kepada PPK, Selasa (23/6). DENI NURDIANSAH / RADAR TASIKMALAYA

PANGANDARAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran tetap akan melaksanakan proses verifikasi faktual calon perseorangan sebagai melanjutkan tahapan Pilkada 2020 yang sempat tertunda.

Komisioner KPU Kabupaten Pangandaran Andis Dedi Supriadi mengatakan, proses verifikasi akan dilakukan selama 14 hari ke depan.

“Verifikasi dilaksanakan selama 14 hari, sementara untuk batas akhir penyerahan dokumen sampai tanggal 29 Juli mendatang,” ungkapnya kepada wartawan, Selasa (23/6).

Menurutnya, dalam waktu 14 hari itu empat harinya digunakan untuk rekapitulasi di tingkat kecamatan dan 10 harinya digunakan untuk verifikasi langsung ke alamat yang tertera di KTP.

“Dalam verifikasi faktual ini akan dilibatkan RT dan RW. Jadi mereka itu masuk tim peneliti, mereka sangat paham dengan kondisi lingkungannya,” ucapnya, menjelaskan.

Baca Juga : Perahu Terbalik di Tengah Laut, 2 Hari 2 Malam 3 Nelayan Pangandaran Terapung

Menurutnya, proses verifikasi akan tetap dilanjutkan jika H Supratman dan Ari Rian Priatna tiba-tiba mengundurkan diri.

“Apabila pada saat sedang dilaksanakan verifikasi faktual, pasangan calon perseorangan mengundurkan diri, proses akan tetap dilanjutkan hingga penandatanganan BAP, karena kaitan dengan pertanggungjawaban anggaran,” paparnya.

Baca Juga : Banyak Jalan Tikus Menuju Objek Wisata Pangandaran

Menurut Andis, jika pasangan tersebut dinyatakan lolos lalu mendaftarkan diri secara resmi, tapi tiba-tiba mengundurkan diri akan dikenakan sanksi Rp 10 miliar.

“Namun jika mengundurkan diri sebelum pendaftaran, itu tidak jadi masalah,” jelasnya.

Ketua KPU Kabupaten Pangandaran Muhtadin berharap proses verifikasi akan berjalan lancar, tidak menemui suatu hambatan apapun.

“Para petugas diwajibkan memakai alat pelindung diri dalam verifikasi faktual ini sebagai penerapan protokol kesehatan,” ucapnya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.