Denda Tak Bermasker di Kota Tasik, HMI Kritik Begini..

1511
6

TASIK – Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tasikmalaya, Yogi Ahmad Fauzi, angkat bicara sanksi denda Rp 50 ribu bagi warga tak bermasker di luar rumah.

Kata dia, harusnya Pemerintah Kota (Pemkot) Tasik memastikan dahulu apakah seluruh warga Kota Tasik sudah punya masker atau tidak sebelum menerapkan kebijakan tersebut.

“Setelah ada kepastian seluruh masyarakat memiliki masker, baru diberlakukan denda sanksi itu,” katanya kepada radartasikmalaya.com, Sabtu (22/07) pagi.

Terang dia, kebijakan Pemkot yang akan diberlakukan pada 1 Agustus ini, terkesan otoritarianisme yang tidak melihat situasi dan kondisi masyarakat.

“Banyak kan bantuan masker itu? Harusnya sudah diberikan kepada masyarakat dong. Karena warga harus menggunakan masker, apalagi akan diberlakukan sanksi denda,” terangnya.

“Jadi harus dipastikan apakah bantuan-bantuan masker dari mana-mana itu sejak Covid ramai sudah sampai ke setiap tangan warga atau belum? itu harus dipastikan dulu sebelum denda diberlakukan,” sambungnya.

Apalagi, jelas dia, nelihat kondisi ekonomi masyarakat saat ini, Pemkot terkesan juga dengan diberlakukannya kebijakan tersebut seperti tak berprikemanusiaan.

Jadi, saran dia pastikan dulu tak ada warga Kota Tasik yang belum punya masker.

Baru jika sudah dipastikan semua punya masker diterapkan kebijakan tersebut.

“Untuk saat ini kemungkinan besar masih ada masyarakat yang memang belum memiliki masker,” katanya.

Selain itu, tukas dia, harusnya Pemkot mulai melakukan sosialisasi bahwa akan diberlakukannya sanksi denda tersebut lebih gencar lagi.

“Kalau sanksi itu langsung diberlakukan tanpa ada sosialisasi regulasinya, nanti akan sangat memberatkan masyarakat,” tukasnya.

(rezza rizaldi)

Loading...
loading...

6 KOMENTAR

  1. HARUSNYA KITA INGAT PERMAINAN MONOPOLI, SEBELUM MAIN KITA DIBAGI MODAL DULU SAMA BANKIR.
    BEGITU JUGA TENTANG ATURAN INI, SEBELUM DILAKSANAKAN, BERI DAHULU RAKYAT DENGAN MASKER YANG MENCUKUPI DAN UANGNYA, MAENYA MASKER TOS TOS GADUH TAPI MASIH MELANGGAR, TAPI MUN MELANGGAR GE, TEU HONCEWANG DA TOS DIMODALAN HEULA KU PAMARENTAH SETEUACANA. NGARTOOOOOOOOS!

  2. Leres pisan kang abud…sapagodos ..
    Tapi aturan denda te nganggo masker kedah supados masyarakat aya kasieun ku ayana denda da gening ari te diayakeun denda mah te sakedik jalmi anu hare2 kana himbauan pemerintah ..pami te gaduh/ te kabagi masker ti pemerintah tiasa nganggo sapu tangan atanapi kain nu tiasa nutupan mulut sareng pangambung ..mudah2an wae ku cara kie tiasa terhindar Tina wabah Corona..

  3. Baru denda segitu protes” kita disini arab Saudi tki tak pake masker denda 10.000 atau 37,7jt diam aja tu tak komen?…. Masker beli sendiri modal sendiri tak koar koar tuuu

  4. Ga masuk akal kl diblg masyarakat ga punya masker, dr pertama ramai copid pemkot tasikmalaya sdh menganjurkan dan menyarankan utk selalu pakai masker, kan dr awal jg sdh ada pembagian masker gratis dr pemkot dan para relawan yg membagikan secara cuma2 jd apa nya yg dikaji lg, kl masyarakat nya ga mau pakai masker dengan berbagai alasan itu br bnr dan byk alesan2 lain nya padahal sehat bkn utk org lain utk diri nya sendiri ko

  5. Ketua himpunan mahasiswa pola pikirnya kurang maju. Kritis boleh, tapi tidak semua kebijakan pemerintah bisa anda kritik. Bukannya pro rakyat, yang ada anda malah terlihat bodoh! Masyarakat tidak perlu anda provokasi dgn hal seperti ini. Bohong jika masyarakat tidak punya masker! Selama dia punya baju atau kain, dia bisa gunakan itu sebagai masker. Jangan lihat dari namanya, lihat nilai fungsinya. Berhenti membuat masyarakat resah dengan provokasi-provokasi seperti ini! Hindari perpecahan diantara masyarakat! Ayo cari solusi bersama masyarakat! Anda harusnya malu sebagai mahasiswa hanya bisa memprovokasi masyarakat bukannya membantu mengedukasi masyarakat! Ngerakeun Tasik sia Yogi Ahmad Fauzi!

  6. Kok gtu yah, apa apa harus dibantu dulu kapan mau mandiri? Berapa sih harga masker sekarang coba bandingkan dengan harga pulsa kalo ndak punya pakai sapu tangan atau handuk kecil.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.