Depay Penerus Estafet

Soccer Football - International Friendly - Netherlands v Peru - Johan Cruijff Arena, Amsterdam, Netherlands - September 6, 2018 Netherlands' Memphis Depay celebrates scoring their first goal REUTERS/Piroschka van de Wouw

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

UJI COBA melawan Peru kemarin dini hari bukan sekadar jadi ajang Wesley Sneijder untuk akhiri di Timnas Belanda. Bahkan, gelandang 34 tahun tersebut sudah menentukan siapa suksesornya setelah ini. Ya, Memphis Depay.

Bukan sekadar karena Depay memborong dua gol kemenangan Der Oranje. Lebih jauh, Depay-lah yang mendapat jersey terakhir Sneijder sesaat setelah pertandingan di Johan Cruijff itu berakhir. Secara tidak langsung, itu diibaratkan sebagai serah terima jabatan antara keduanya. Depay juga akan mengenakan nomor 10 warisan Sneijder setelah ini.

“Dia (Depay, Red) membuktikan kepada semua orang bahwa dia sudah berkembang pesat. Saya harap, dia terus seperti ini dan kami akan menikmati kontribusinya di Belanda,” ucap Sneijder seperti dilansir Goal.

Menanggapi komentar eks pemain Real Madrid dan Inter Milan itu, Depay merasa tersanjung. Dia mengaku bahwa selama berada di Belanda Sneijder bak jadi guru baginya.

Benar saja. Meski masih berusia 24 tahun, Depay sudah cukup kenyang pengalaman. Saat baru menjejak 20 tahun, eks pemain Manchester United tersebut sudah disertakan ke Piala Dunia 2014 dan sukses membantu Belanda melaju hingga mendapat predikat peringkat ketiga.

Kala itu, dia bermain bersama beberapa personel dari generasi emas Belanda kala jadi runner-up Piala Dunia 2010. Selain Sneijder, dia juga berkolaborasi dengan Robin van Persie dan Arjen Robben.

Singkatnya, Depay bisa menjadi jembatan bagi Belanda saat ini yang mayoritas diisi pemain muda. Seperti Justin Kluivert, Matthijs de Ligt, Frenkie de Jong dan Donny van de Beek.
“Sneijder inspirasi besar saya. Itu (pemberian jersey dan nomor 10, Red) adalah sangat berarti dan saya dengan senang hati menerimanya,” ucap pemilik 39 caps tersebut. (io/jpg)

loading...