Irigasi dan Jalan Desa Tertimbun Tanah

Desa Bojongsari Tasikmalaya Longsor Lagi

24

CULAMEGA – Desa Bojongsari Kecamatan Culamega kembali dilanda tanah longsor, Rabu (28/11). Kali ini bukan rumah warga yang tertimbun, tapi jalan dan irigasi terkena dampak bencana akibat hujan dengan intensitas lama.

Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Hidayat Muslim mengatakan akses jalan di Kampung Cimasri Dusun Sukajaya Desa Bojongsari tertimbun longsor sepanjang 100 meter. Akibat kejadian ini, akses jalan menuju pemerintah desa tertutup dan sulit dilalui kendaraan. “Material tanah yang menutupi badan jalan cukup tebal. Maka pembersihannya harus menggunakan alat berat,” terangnya kepada Radar kemarin.

Terpisah, Kepala Desa Bojongsari Guruh Ivan Kurnawan mengatakan kondisi jalan tersebut menghubungkan Kampung Cimasri dan Curugtelu. “Saat ini kondisinya masih tertimbun longsor dan tidak bisa dilalui kendaraan secara normal,” terangnya saat dihubungi Radar tadi malam.

Kata Guruh, tidak ada jalan alternatif yang bisa digunakan warga. Tapi, mereka bisa melalui jalan tersebut dengan menyimpan kayu dan batu pada material longsor supaya tidak licin. “Selain itu, warga juga bisa melalui jalan setapak di persawahan yang tidak jauh dari lokasi tersebut,” paparnya.
Guruh mengatakan harus ada alat berat untuk membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan. Selain tebal, panjangnya jalan yang tertutupi tanah juga cukup luas dan sulit dibersihkan secara manual.
Tak hanya jalan, kata dia, tanah longsor pun menimbun irigasi yang yang mengairi sekitar 250 hektare sawah di Desa Bojongsari. “Jika ini dibiarkan dan tidak segera dibereskan, sawah warga terancam gagal panen. Maka, setelah kejadian warga langsung gotong royong membersihkannya secara manual,” paparnya.
Guruh menjelaskan tanah longsor kali ini tidak ada yang berdampak atau mengancam kepada permukiman warga. Akan tetapi, untuk kondisi masyarakat yang sebelumnya terkena dampak masih bertahan di bilik pengungsian.
Saat dikonfirmasi kepada Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya Ria Supriana terkait bencana longsor di Kecamatan Culamega melalui sambungan teleponnya sedang tidak aktif.
Sementara itu, pascahujan besar beberapa hari ini juga berdampak meluapnya air Sungai Cikidang dan Citanduy di Kampung Bojongsoban Kecamatan Sukaresik. Tapi tidak sampai merendam permukiman warga. “Untuk saat ini genangan air di jalan setinggi 20 centimeter dan tidak sampai masuk permukiman warga,” terang Kepala Desa Tanjungsari Kecamatan Sukaresik Amas saat dihubungi Radar kemarin. (dik)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.