Desa Jangan Takut Berinovasi

107
0
ISTIMEWA BUKA ACARA. Bupati Ciamis Drs H Iing Syam Arifin berfoto bersama perwakilan desa dan panitia usai membuka acara di halaman Islamic Center Kamis (28/12).

CIAMIS – Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menggelar Bursa Inovasi Desa di halaman Gedung Islamic Center pada Kamis (28/12). Acara dihadiri seluruh kepala dan perangkat desa, serta camat se-Kabupaten Ciamis. Secara simbolis, acara juga dibuka oleh Bupati Ciamis Drs H Iing Syam Arifin dengan pemukulan kendang. Sejumlah stan informasi SKPD turut meramaikan acara.
Bupati Ciamis H Iing Syam Arifin mengatakan Bursa Inovasi Desa (BID) merupakan langkah strategis untuk penyebaran dan pertukaran inisiatif atau inovasi masyarakat yang berkembang di desa. Tujuannya, menjembatani kebutuhan pemerintahan desa akan solusi bagi penyelesaian masalah. Serta, alternatif kegiatan pembangunan desa dalam rangka penggunaaan Dana Desa (DD) yang lebih efektif dan inovatif. Sehingga, kegiatan itu menjadi bagian tak terpisahkan dari model pengelolaan inovasi desa di Kabupaten Ciamis.
“Kami pun, Pemkab Ciamis telah melakukan inovasi dengan membentuk Layanan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan Daerah (LTPKD) yang di dalamnya mengurusi segala macam masalah kemiskinan,” papar Iing dalam sambutan.
Dia menjelaskan LTPKD berfungsi mewadahi warga miskin yang tidak kebagian jaminan sosial dari pemerintah pusat seperti Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Mereka diberi Kartu Waluya, Kartu Calakan dan Kartu Walagri oleh pemda. “Itu satu inovasi. Makanya desa-desa juga harus melakukan berbagai inovasi di masyarakat,” katanya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Ciamis H Lily Romli SH MH memaparkan, sesuai hasil evaluasi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), lingkup penggunaan Dana Desa pada umumnya masih didominasi pembangunan prasarana dan sarana infrastruktur pedesaan.
Berdasarkan hasil evaluasi itu, mulai tahun 2017 Kemendes PDTT menginisiasi pelaksanaan Program Inovasi Desa (PID). Program itu juga bertujuan mengembangkan kreasi dalam penyusunan rencana pembangunan desa.
“Program Bursa Inovasi Desa ini kita lakukan untuk mendorong dan memfasilitasi penguatan kapasitas desa yang diorientasikan untuk memenuhi pencapaian target RPJM dan program prioritas Kemendes PDTT,” ucap Lily yang menjadi ketua panitia Bursa Inovasi Desa Kabupaten Ciamis.
Pemkab Ciamis berharap BID dapat menambah wawasan semua pihak. Serta, meningkatkan kualitas dan manfaat pembangunan desa agar lebih efektif dan inovatif. Salah satunya melalui peningkatan produktivitas desa yang bertumpu pada pengembangan potensi ekonomi lokal dan kewirausahaan, peningkatan kualitas SDM, serta pemenuhan dan peningkatan infrastruktur yang secara langsung berpengaruh terhadap perkembangan ekonomi desa.
“Kami imbau (desa) jangan takut berinovasi, selama tidak melanggar aturan. Insya Allah akan melahirkan desa yang mandiri dan maju ke depannya,” tandasnya. (adv/isr)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.