Desa Wisata Sangat Potensial Dongkrak Ekonomi

2

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

PANGANDARAN – Pengembangan Desa Wisata merupakan salah satu upaya menggerakkan ekonomi masyarakat lokal, seperti yang dilakukan oleh kelompok pemuda di Desa Babakan Kecamatan Pangandaran.

Salah satu penggiat Desa Wisata Babakan Toto Suwarwoto mengatakan pengembangan desa wisata tentunya membutuhkan kerja keras dan kesabaran. ”Selain itu, kita juga harus berinovasi dan memilik gagasan yang unik dalam mengembangkan destinasi wisata di desa,” terangnya kepada Radar, Senin (8/10).

Menurutnya, Desa Babakan memiliki paket wisata yang dikemas dalam perjalanan wisata. ”Perjalanan ini terbagi menjadi dua yakni jalur A dan B. Jalur A melakukan kunjungan ke Sentra Produksi Ebi, Sentra Kerajinan, Museum Nyamuk, Sentra Daur Ulang Sampah, Sentra Nata De Coco, Sentra Produksi Gula Merah dan Kawasan Konservasi Mangrove,” tuturnya.

Sementara jalur B wisatawan akan diajak ke Sentra Telur Asin, Sentra Ikan Asin, Museum Nyamuk, Sentra Daur Ulang Sampah, Sentra Produksi Nata De Coco, Sentra Produksi Gula Merah dan Kawasan Konservasi Mangrove. ”Masyarakat sendiri langsung dilibatkan dalam kegiatan wisata desa ini,” tegasnya.

Toto menambahkan banyak desa di Kabupaten Pangandaran yang memiliki potensi untuk  dijadikan desa wisata. ”Tinggal mau atau tidaknya dalam mengembangkan potensi yang ada,” ujarnya. (den)

 

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.