Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
17%

83%

Desak Pembacok Dibuat Kapok, Ibu Korban Minta Pelaku Ditangkap

45
0

TASIK – Keluarga Noval Adela Sungkar (21) korban pembacokan yang dilakukan Hn alias Tumeng meminta aparat bertindak cepat. Sanksi tegas pun harus diberikan kepada pelaku untuk memberikan efek jera.

Noval Adela Sungkar (21) sampai kemarin masih dirawat inap di RSUD dr Soekardjo. Kondisinya lebih parah dibandingkan Firman, korban yang hari Minggu kemarin langsung bisa pulang.

Ibu Noval, Enung Nurhayati (51) me­ngaku kaget saat di­beritahu anaknya masuk rumah sakit. Terlebih dia mendapati anaknya diperban karena luka bacokan senjata tajam. “Saya diberi tahu Noval di rumah sakit saja, tahu dia dibacok ya pas sampai di sini,” ungkapnya kepada Radar, Senin (7/10).

Orang tua Noval mengetahui anaknya keluar karena akan membeli handphone dari temannya. Enung selalu mewanti-wanti agar Noval menghindari tongkrongan pemuda tanpa urusan yang jelas dan positif. “Malam Minggu jam sembilan (21.00) masih di rumah, terus dia pamit katanya ada teman yang jual HP,” tuturnya.

Disinggung soal apakah anaknya punya masalah dengan teman-teman sepergaulan khususnya Tumeng, Enung tidak mengetahui secara pasti. Karena Noval pun mengaku tidak punya masalah dengan pelaku. “Sebelumnya enggak ada, enggak pernah dengar anak saya bermasalah, Noval tidak begitu kenal dengan pelaku,” terangnya.

Melihat kondisi anaknya, dia hanya berharap Noval bisa segera pulih dan sehat kembali. Selain itu, keluarga juga meminta kepolisian gerak cepat menangkap pelaku supaya diberi sanksi sesuai dengan perbuatannya. “Harapan kami ya ditangkap dan dibikin kapok,” ungkapnya.

Wakil Direktur RSUD dr Soekardjo H Deny Diyana mengatakan pihaknya sudah memberikan penanganan yang diperlukan. Sementara ini kondisi Noval tergolong sudah lebih baik. “Memang cukup parah (luka bacokan, Red), tapi kami sudah melakukan penanganan sesuai prosedur,” ungkapnya.

Pihak rumah sakit, kata Deni, belum memperbolehkan Noval pulang karena masih perlu mendapat penanganan medis. Rencananya, Noval akan masuk kamar operasi untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan luka yang lebih intensif. “Tapi kita lihat nanti perkembangan kesehatannya bagaimana,” ujarnya.

Terpisah, Kapolsek Cibeureum Iptu Suyitno mengaku masih melakukan pendalaman dengan mengumpulkan keterangan saksi. Jika dinilai sudah cukup bukti, barulah pihaknya akan mengamankan Tumeng. “Bila sudah memenuhi (terbukti), baru dilakukan upaya paksa,” singkatnya.

Diberitakan sebelumnya, dua orang pemuda harus mengalami luka bacok di kepala dalam perselisihan, Minggu dini hari (6/10). Hal itu terjadi saat dua kelompok pemuda berencana melakukan musyawarah di Sukasirna Kelurahan Sukanagara Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya.

Dua pemuda tersebut, yakni Noval Adela Sungkar (21) warga Sindangpalay Kelurahan Sukamaju Kidul Kecamatan Indihiang dan Firman Maulana Hamzah (26), warga Sukasirna Kelurahan Sukanagara Kecamatan Purbaratu. Keduanya mengalami luka di kepala setelah dibacok oleh pemuda berinisial Hn alias Tumeng.

Firman mengatakan dia bersama Noval dan teman-temannya sedang nongkrong di Tempat Kejadian Perkara (TKP), tepatnya di pinggir jalan raya Purbaratu. Mereka berencana bertemu dengan Tumeng yang punya masalah dengan Noval. “Mau dibereskan masalahnya (musyawarah),” ungkapnya saat ditemui Radar. kemarin (6/10).

Sekitar pukul 03.00, Tumeng dan beberapa temannya datang dan menghampiri Noval. Tanpa diduga Tumeng mengeluarkan sebuah senjata tajam dan menebaskan ke kepala Noval. “Mirip samurai, tapi saya juga kurang jelas melihat senjatanya,” tuturnya.

Secara spontan Firman langsung menghampiri keduanya untuk melerai mereka. Namun naas dia juga langsung kena bacok di bagian kepalanya. “Tadinya saya mau misahin, malah kena bacok juga,” terangnya. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.