Dewan Desak Penuntasan Kasus IMB Palsu

41

TASIK – Penuntasan proses hukum kasus dugaan Izin Mendirikan bangunan (IMB) palsu harus dituntaskan. Karena dikhawatirkan kepercayaan publik kepada pemerintah menurun.

Anggota Komisi I DPRD Kota Tasikmalaya H Dodo Rosada meminta aparat penegak hukum konsisten melakukan penanganan temuan IMB palsu, dengan mengungkap pelakunya.

”Kalau pun pelakunya ASN, tetap harus diproses secara hukum,” ungkapnya kepada Radar, Kamis (7/2).

Dalam penegakan ini, kata dia, polisi dituntut bergerak cepat. Supaya tidak ada opini bahwa kasus ini menggantung dan tak jelas akhirnya. “Karena kalau terlalu lama, publik pasti bertanya-tanya,” ujarnya.

Menurut dia, ditemukannya IMB palsu menjadi preseden buruk bagi Pemerintah Kota Tasikmalaya. Dikhawatirkan tingkat kepercayaan publik menurun untuk memproses IMB atau izin lain. “Soalnya khawatir nanti surat izinnya malah palsu,” terangnya.

Dampak lebih jauhnya, kata Dodo, investor bisa berpikir ulang menggelontorkan modalnya di Kota Tasikmalaya.

“Kalau melihat kejadian ini (temuan IMB palsu, Red), saya yakin investor akan mikir dua kali menanamkan modal,” tuturnya.

Dodo menambahkan secara pidana kasus IMB palsu sudah ditangani kepolisian, tapi Pemkot tidak bisa hanya berdiam diri. Pengawasan kepada para pegawai pun harus ditingkatkan supaya tidak ada oknum yang bermain dalam proses perizinan.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Dadang Sudiantoro mengatakan kasus IMB palsu masih dalam proses penyelidikan. Pihaknya belum bisa mengungkap tersangka karena butuh bukti yang kuat. “Masih dalam penyelidikan,” singkatnya kepada Radar,kemarin. (rga)

loading...
BERBAGI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.