Desember, Tunggakan Asian Games Kelar

10

PALEMBANG, PE – Bersama rombongan, Wakil Ketua Indonesia Asian Games Organizing Committee (INASGOC), Sjafrie Sjamsoeddin melakukan pertemuan dengan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru di ruang rapat Gubernur Sumsel, Jumat (12/10) sore.

Menurut Sjafrie, pertemuan tersebut bertujuan untuk menyampaikan perkembangan laporan administrasi, aset dan budget yang akan dilaporkan kepada pemerintah dan Olympic Council Asia (OCA).

“Ketua Pengarah Asian Games 2018 adalah Wakil Presiden, wakilnya Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia (Menko PMK). Sedangkan anggota pengarahnya adalah 4 Gubernur yakni Gubernur DKI Jakarta, Sumsel, Banten dan Jawa Barat (Jabar). Saya sampaikan perkembangan pembuatan laporan administrasi. Saya apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi (Pemrov) Sumsel,” ujarnya. 

Dia membeberkan, saat ini pihaknya ditenggat waktu tiga bulan untuk menyelesaikan segala urusan baik menyangkut administrasi maupun keuangan.

Terkhusus menyangkut honor dan tagihan, Sjafrie mengatakan akan terus menindaklanjuti sepanjang ada data pendukung.

“Jadi hari ini (kemarin, Red) kita menggunakan waktu 3 bulan untuk konsinyasi. Ada tiga bagian yang harus kita selesaikan yakni menyelesaikan laporan keuangan (tagihan) baik itu honor, atau pengadaan harus kita tindaklanjuti. Sepanjang itu memenuhi persyaratan, yaitu adanya data dukungan, data pendukung harus lengkap data otentik. Karena ini akan dilaporkan ke Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI),” terangnya.

Dia mengatakan, seluruh laporan administrasi dan juga tagihan harus selesai sebelum 31 Desember nanti.

Begitu juga dengan laporan penggunaan aset negara harus segera dirampungkan dan dikembalikan. 

“Sesuai dengan Keppres, organisasi kita akan selesai 31 Desember. Jadi semua harus selesai sebelum organisasi dibubarkan. Kalau sudah dibubarkan, tetapi itu belum selesai namanya organisasi tidak beres itu dan itu pasti beres sepanjang data pendukung memenuhi persyaratan,” tukasnya.

Alih-alih menurut Sjafrie, Indonesia bisa disebut sukses dalam pelaksanaan, penyelenggaraan, dan prestasi.

Dalam tahapan penyelenggaraannya, Asian Games 2018 ini memiliki 3 tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan pengakhiran.

“Pelaksanaan Asian Games XVIII 2018 melalui 3 tahapan, mulai dari persiapan, pelaksanaan, dan pengakhiran. Tahap persiapan dan pelaksanaan telah dilaksanakan dengan sukses. Kini saatnya masuk ke tahap pengakhiran,” jelasnya.

Menurut Sjafrie tahap pengakhiran bukan lagi terkait hal-hal yang sifatnya operasional, namun lebih kepada hal administratif sebagai bentuk pertanggungjawaban, seperti menyiapkan laporan, data, aset-aset yang digunakan pada Asian Games 2018 yang menggunakan dana APBN, dan keuangan.

Dalam kesempatan itu Sjafrie juga melaporkan kepada Gubernur Herman Deru, terkait penggunaan aset-aset pada pelaksanaan Asian Games 2018.

Bahkan menurutnya, BPK akan mulai mengadakan pemeriksaan dan pengecekan.

“Awal November BPK akan masuk dan mulai mengadakan pemeriksaan aset-aset yang digunakan selama Asian Games 2018 di Palembang, yang pendanaannya didanai melalui APBN,” ujarnya.

Laporan tersebut disampaikan Sjafrie kepada Gubernur Herman Deru karena Gubernur Sumsel merupakan bagian tak terpisahkan dari organisasi INASGOC.

Atas nama INASGOC dan seluruh panita, Sjafrie pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Sumsel dan jajarannya, pun seluruh panitia dan relawan yang terlibat.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Sumsel , Pemprov Sumsel, seluruh panitia yang terlibat juga supporting dan relawan,” tambahnya.

Lebih jauh Sjafrie mengatakan, Jakabaring Sport City (JSC) bisa menjadi wilayah olahraga, dan kawasan komersil.

Bahkan, Palembang bisa menjadi kota olahraga internasional di Asia, terlebih dengan adanya venue Bowling.

“Palembang bisa menjadi kota olahraga internasional di Asia, dan Gubernur Sumsel lah yang mampu mengangkat bendera paling tinggi untuk kemajuan olahraga di Sumsel,” terangnya.

Di kesempatan ini, Sjafrie juga menyampaikan permintaan maaf jika ada hal-hal yang tidak berkenan dan bertentangan selama masa penyelenggaran Asian Games 2018.

Sementara itu Gubernur Herman Deru turut merasa bangga atas prestasi yang diraih Indonesia yang berhasil menduduki posisi ke-4. “Ini capaian yang luar biasa, melampaui target yang ditentukan,” ungkapnya.

Orang nomor satu di Sumsel itu pun mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Gubernur sebelumnya.

”Dengan suksesnya pelaksanaan Asian Games 2018 di Palembang, baik sukses prestasi dan penyelenggaraan, kita layak berterima kasih kepada Gubernur sebelumnya, Alex Noerdin yang berhasil menyelenggarakan Asian Games 2018, berikut infrastruktur pendukungnya,” jelas dia.

Mantan Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Timur dua periode itu menambahkan, sukses Asian Games adalah angin segar bagi Sumsel, dan akan menjadi tanggung jawab untuk memelihara dan mengibarkannya.

Menanggapi pemeriksaan aset yang akan dilakukan oleh BPK, Gubernur Herman Deru mengatakan, pihaknya akan mempersiapkan laporan dengan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait dan berkoordinasi terlebih dahulu.

Terlebih kata HD pihaknya belum mendapatkan informasi dan laporan dari panitia penyelenggara (di daerah).

“Saya baru masuk ke pemprov pada Oktober ini,” pungkasnya.

(VIV)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.