Selama Pemeliharaan, Persoalan di Gedung Tulip Harus Diselesaikan

Dewan Akan Cek Proyek 15 Miliar

74
0
Wahid

INDIHIANG – Adanya sejumlah kekurangan pada Gedung Tulip RSUD dr Soekardjo cukup disayangkan mengingat bangunan itu merupakan fasilitas publik dan berkaitan dengan kesehatan masyarakat.

“Padahal harapan kami besar, gedung ini salah satu jawaban ketika ruang perawatan penuh dan semakin memperluas pelayanan bagi masyarakat,” tutur anggota Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya Wahid kepada Radar, Jumat (28/6).

Dia menyebut, Komisi IIII di awal pembangunan sempat melaksanakan peninjauan ke lokasi. Bahkan, rencananya di gedung tersebut akan dibuat ruang perawatan khusus bagi penanganan penyakit tertentu. “Dulu saat pertama tahap satu dibangun, masih pemasangan tiang pancang katanya akan dibangun untuk perawatan khusus. Didesain sedemikian rupa dengan mengedepankan kenyamanan dan optimalnya layanan bagi pasien,” tutur dia.

Politisi PKB itu meminta dinas teknis terkait dan pihak rumah sakit intens mengecek progres perbaikan sejumlah instrumen kelengkapan layanan yang masih dianggap terjadi kekurangan. Termasuk, rekanan pun diminta untuk menindaklanjuti dengan sigap setiap keluhan yang disampaikan, selama masa pemeliharaan. “Ya mau tidak mau, itu masih kewenangan pihak rekanan supaya menyelesaikan sejumlah kekurangan. Selagi masa pemeliharaan belum berakhir,” tutur dia.

Wahid menambahkan dalam waktu dekat pihaknya bakal mengecek langsung on the spot hasil pekerjaan senilai Rp 15 miliar itu. Hal tersebut untuk memastikan semua berjalan sesuai ketentuan dan rencana awal pembangunan. “Kami akan diskusi di komisi supaya mengecek ke lokasi. Ini untuk layanan publik apalagi pasien, harus diperhatikan secara serius,” ujar dia. (igi)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.