Dewan Cari Penyebab Kelangkaan Gas 3 Kg di Ciamis

37
0
Drs H Komar Hermawan Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Ciamis
Drs H Komar Hermawan Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Ciamis
Loading...

CIAMIS – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ciamis melalui Komisi B akan menyelidiki penyebab langkanya gas 3 kilogram di pasaran. Pasalnya, gas tersebut merupakan kebutuhan sehari-hari masyarakat, sehingga ketersediaannya harus selalu terjamin.

Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Ciamis Drs H Komar Hermawan mengatakan, informasi yang masuk soal kelangkaan gas 3 kilogram cukup merata di berbagai wilayah Ciamis. Ini menjadi catatan penting pemerintah untuk menyelesaikan persoalan ini, karena masyarakat sudah sangat resah.

“Kelangkaan gas ini cukup merata dan sudah terjadi sekitar seminggu lebih. Kelangkaannya mulai dari warung, pangkalan bahkan sampai agen dan SPBU,” ujarnya kepada Radar, Senin (15/2/2021).

“Dengan kejadian ini masyarakat banyak yang mengeluh dan beralih menggunakan kayu bakar untuk memasak. Tentunya persoalan ini kami akan cari tahu kenapa sampai seperti ini,” kata dia, menambahkan.

Baca juga : Gas 3 Kg Mulai Sulit Ditemukan di Ciamis

loading...

Kata dia, pihaknya sudah merencanakan akan segera memanggil pihak terkait seperti Pertamina, Dinas Perindag dan Bagian Perekonomian. Hal itu dilakukan untuk mengetahui seperti apa kejadian sebenarnya sehingga gas 3 kilogram langka di pasaran. “Makanya upaya kita ini meminta penjelasan kepada mereka,  sehingga tahu persoalannya seperti apa dan bisa segera mencari solusinya,” ujarnya, menjelaskan.

Lanjut dia, informasi yang masuk bahwa gas 3 kilogram akan diganti oleh pemerintah pusat ke ukuran lebih besar, 5 kilogram. Namun, sejauh ini itu hanya informasi dan belum ada kepastian benar atau tidaknya.

Komar menyampaikan, bahwa dengan kondisi saat ini memang masyarakat mau tidak mau gas harus tetap ada untuk kebutuhan sehar-hari.  Makanya sekarang ini menjadi kericuhan dengan menghilangnya gas di Kabupaten Ciamis.

“Persoalan ini tentunya harus diatasi jangan sampai berkepanjangan. Jadi dengan kejadian ini, banyak sekali masyarakat yang beralih ke kayu bakar, karena sudah tidak lagi menemukan gas,” ucapnya.

Menurut dia, dalam waktu dekat ini harus segera ada solusi menyelesaikan persoalan kelangkaan gas. Karena, kalau dibiarkan terus bisa berdampak cukup panjang dan menyentuh berbagai aspek, mulai dari perekonomian dan lainnya. “Makanya ini harus jadi perhatian pemerintah, sehingga tidak ada lagi yang namanya kelangkaana gas,” ujarnya. (isr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.