Dewan Ciamis Minta Polisi Ungkap Penyebab Kematian Mantan Kadis Binamarga

1937
0
Kanan. Yogi Permadi Anggota Komisi D DPRD Ciamis, Kiri. Jamiludin Hidayat Pengamat Sosial
Kanan. Yogi Permadi Anggota Komisi D DPRD Ciamis, Kiri. Jamiludin Hidayat Pengamat Sosial

CIAMIS – Anggota Komisi D DPRD Ciamis Yogi Permadi mengaku prihatin atas meninggalnya mantan Kepala Dinas Bina Marga Ciamis Drs Soekanda Mansoer M MM. Dia berharap penyelidikan kasus tersebut segera membuahkan hasil, sehingga kasus dugaan penganiayaan itu terang benderang.

“Kami berharap polisi bisa usut dan ungkap kasusnya sampai tuntas,” papar anggota Komisi D DPRD Ciamis Yogi Permadi Jumat pagi (2/10).

Pihaknya berharap hasil otopsi terhadap jenazah Soekanda segera keluar agar kasus tersebut bisa jelas. Terlebih pihak keluarga korban menilai ada yang ganjil atas penyebab kematian pria 65 tahun tersebut.

Jika benar korban meninggal akibat dugaan penganiayaan, dia sangat menyayangkan hal itu. Karena, semua permasalahan diserahkan penanganannya kepada penegak hukum. “Tidak perlu main hakim sendiri,” tuturnya. “Semoga kejadian ini tidak terulang kembali,” tuturnya.

Yogi juga mengapresiasi kinerja kepolisian yang telah terus berusaha melakukan penyelidikan dan mengungkap kasus tersebut.

“Kami mendorong kasus ini harus terungkap, sehingga keluarga korban punya kepastian dan kejelasan mengenai kasusnya, “ terangnya.

Loading...

Baca juga : Tim Covid-19 Ciamis Perketat 3M ke Instansi & Perkampungan dengan Operasi Yustisi

Pengamat sosial Jamiludin Hidayat mengimbau masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan dengan jalur hukum. Jangan sampai main hakim sendiri.

“Makanya saya ingatkan kepada masyarakat agar bijak menyelesaikan masalah dengan jalur tabayyun, kekeluargaan atau jalur hukum juga bisa dilakukan,” ujarnya.

Asda III Setda Ciamis Drs H Oman Rohman berbela sungkawa atas meninggalnya mantan Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Ciamis Drs Soekanda Mansoer M MM yang meninggal dunia.

“Kami juga mendorong kepolisian untuk terus mengusut tuntas kejadian tersebut semoga yang melakukan cepat tertangkap,” tegas Oman kepada Radar Kamis pagi (1/10). Menurutnya, almarhum Soekanda mengabdi di Pemkab Ciamis cukup lama. Dia alumni APDN Bandung.

Dihubungi terpisah, mantan Bupati Ciamis Drs H Iing Syam Arifin juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya almarhum Soekanda. Dia berharap secepatnya pihak kepolisian segera mengungkap kasus tersebut agar jelas.

“Saya sebagai ketua alumni APDN dan STPDN (IKAPTK) Ciamis-Pangandaran juga ikut belasungkawa,” ucap H Iing.

Baca juga : Asda III Ciamis Beraharap Polisi Usut Tuntas Penyebab Kematian Mantan Kadis Binamarga

Sepengetahuan Iing, Soekanda alumni APDN Bandung Angkatan Xll tahun 1981. Dia pernah sama dengan Iing saat bersama-sama bertugas sebagai camat. “Beliau (bertugas) di Cijulang, sementara saya di Kalipucang. Beliau di Dinas PU (Bina Marga) dan saya di Dinas Parawisata,” ujar Iing.

“Jadi saya sudah lama tidak ketemu. Beliau enggak pernah curhat urusan pribadi,” ujarnya.

Dalam kesempatan berbeda, sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Ciamis AKP Rizaldy Satria Wibowo SIK menjelaskan hasil otopsi terhadap jenazah Soekanda di RS Sartika Asih Bandung guna mencari tahu kematian korban, karena hasil otopsi belum ada dan harus ada uji konkrit uji laboratorium.

“Dokter menjamin bahwa hasilnya nanti setelah uji laboratorium akan keluar hasilnya itu 14 hari ke depan dan itu nanti hasil dasar untuk menyimpulkan kenapa-kenapanya,” papar Kasat. (isr)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.