Dewan Ciamis Setuju Pembangunan Gedung Sekolah & Pemerintah Diaudit

41
0
Syarif Sutiarsa Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Ciamis
Loading...

CIAMIS – Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Ciamis Syarif Sutiarsa mengaku sangat setuju bila semua bangunan milik pemerintah, termasuk sekolah-sekolah diaudit secara menyeluruh.

Pasalnya sudah beberapa kali atap bangunan milik pemerintah di Ciamis roboh, seperti RSUD Ciamis, SD di Sindangkasih dan Sukadana. Atap bangunan-bangunan itu menggunakan baja ringan dan menggunakan atap genting.

“Saya kira lebih baik diganti saja pakai genting multi roof lebih aman dan ringan,” kata Syarif ditemui di Gedung DPRD Ciamis Kamis siang (7/1).

Syarif menyampaikan, pihaknya di Komisi D, yang salah satunya membawahi bidang pendidikan, berharap Pemkab Ciamis tanggap untuk melakukan audit bangunan oleh tim yang mereka bentuk.

Terutama sekolah dasar dan SMP yang menggunakan baja ringan.
“Saya ingin perhatikan keselamatan manusia, mengingat sekarang ditambah musim hujan,” ujarnya mengimbau.

Komisi D tidak ingin ada kejadian lagi atap bangunan milik pemerintah ambruk, terutama sekolah-sekolah. Tentunya itu, kata dia, harus dievaluasi total semua bangunan yang memakai rangkai baja ringan.

Dalam waktu dekat, Komisi D akan mengundang pemerintah atau dinas terkait guna mengevaluasi persoalan tersebut.
“Kita ingin memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pelajar yang akan sekolah, tidak harus ketakutan tertimpa bangunan sekolah,” ujarnya.

Baca juga : Bupati Ciamis Siap Pertama di-Vaksin Covid-19

Anggota Komisi C DPRD Ciamis H Uus Rusdiana menyarankan agar bangunan yang menggunakan baja ringan harus benar-benar memperhatikan keamanan dan kualitas bangunan. Jangan sampai, kata dia, dalam pembangunannya asal memakai baja ringan namun ketebalan tidak diperhatikan. Jelas tidak akan berimbang bila ketebalan baja ringan menggunakan genting dari tanah liat yang berat.

“Harus perhatikan kualitas yang baik karena ini menyangkut lamanya bangunan dan keamanan bila dipakai,” ujarnya menyarankan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis Dadang Darmawan, sebelumnya, menyarankan agar dilakukan audit atau pengecekan terhadap atap-atap bangunan pemerintah.

Dengan begitu, maka akan diketahui mana atap bangunan layak dan sudah tidak layak atau perlu diperbaiki. Termasuk penggunaan genting tanah atau beton untuk konstruksi atap baja ringan.

“Saya pikir yang sekarang bukanya tidak sesuai (penggunaan genting untuk baja ringan, Red), namun banyak hal-hal yang memang di luar dugaan. Mungkin pertama dibangun masih kuat namun beberapa waktu mungkin sudah tidak kuat menahan beban,” ujar Dadang ditemui di Kantor BPBD Ciamis, Rabu siang (6/1).

Dadang menyampaikan, audit bangunan merupakan salah satu upaya atau bentuk peringatan dini atau memitigasi terhadap bangunan-bangunan pemerintah. Termasuk sekolah. “Alangkah baiknya sebelum ambruk ganti saja pakai multi roof, sementara gentingnya bisa dilelang,” ujarnya menyarankan. (isr)

 

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.