Dewan Jabar Apresiasi Persiapan PPDB

46
0
APRESIASI. Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Abdul Hadi Wijaya mengapresiasi proses persiapan PPDB.

BANDUNG- Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat mengapresiasi persiapan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2020.

Persiapan PPDB tahun ini sudah berjalan cukup baik dalam konsepperencanaan, dan pembuatan sistem.

Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Abdul Hadi Wijaya berharap, proses persiapan yang telah dilakukan dengan cukup baik tersebut dapat terus terjaga hingga tahap akhir pelaksanaan PPDB.

Baca juga : Kisruh Data Penerima, Bansos dari Pemprov di Kota Banjar Hanya Tersalurkan 752 dari 2.147 Paket

“Kerjasama yang bagus ini adalah upaya pencegahan yang sangat baik, sehingga mencegah terjadinya kongkalikong atau bahkan pungli dan mungkin ini bisa dicegah,” ucap Abdul Hadi usai melakukan monitoring persiapan PPDB di SMAN 5 Karawang, Jumat (5/6).

Ia pun mengimbau, kepada seluruh stakeholder terkait agar pelaksanaan PPDB ini dapat berjalan sebaik mungkin..

Loading...

“Normatif hindari hal-hal berpotensi akan menjadi permasalahan di kemudian hari,” katanya.

PPDB lanjut Abdul Hadi, merupakan siklus pendidikan tahunan di Jawa Barat.

Dalam pengalaman sekian tahun penyelenggaran PPDB, permasalahan muncul pada tahap akhir atau pasca pengumuman.

“Yang tidak keterima masih ngotot, dan dia akan mencari jalur mulai dari keluarga, pejabat, LSM ini banyak terjadii hal seperti itu,” ujarnya.

Ia juga menejelaskan, upaya-upaya pencegahan yang harus menjadi perhatian bersama.

Pencegahan pertama adalah dibutuhkan sistem harus dibuat jelas, clear, dan transparan.

“Sekolah mengumumkan kenapa ada lima puluh persen dari jalur zonasi, dimana alamatnya detail,” ucapnya.

Selanjutnya adalah kesiagaan, Ia menilai Karawang ini luar biasa dari mulai jajaran Saber Pungli Kabupaten sudah sangat baik proaktif kerjasama dengan pihak Disdikpora.

Baca juga : 1.469 Santri di Kota Tasik Tertahan di Pontren & Tak Ada Perhatian Pemprov Jabar

“Kerjasama yang baik ini harus dijaga, sehingga ketika terjadi suatu hal yang terkait dengan PPDB bisa langsung berkordinasi,” paparnya.

“Banyaknya peluang-peluang terjadinya penyimpangan, tetapi saya melihat disini ada kerjasama yang baik antara dinas kabupaten, satgas, serta KCD,” pungkasnya. (*).

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.