Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

2.8%

19.1%

7.1%

71%

Dewan Kebudayaan Ciamis Sarankan Tugu Raflesia Diganti

104
0
PERLU DIGANTI. Budayawan di Kabupaten Ciamis meminta pemerintah daerah mengganti Tugu Raflesia menjadi yang lebih bermakna dan mencerminkan Tatar Galuh, Senin (29/6). IMAN S RAHMAN / RADAR TASIKMALAYA

CIAMIS – Dewan Kebudayaan Kabupaten Ciamis menyarankan kepada pemerintah daerah untuk mengganti Tugu Raflesia di Alun-Alun Ciamis dengan yang lebih menonjolkan Tatar Galuh.

Sehingga mempunyai makna besar bagi daerah dan masyarakat.

Baca juga : Kawasan Kota Ciamis Rawan Tindak Kriminal

Ketua Dewan Kebudayaan Kabupaten Ciamis Dr H Yat Rospia Brata mengatakan, Tugu Raflesia memang kurang pas untuk dijadikan identitas Kabupaten Ciamis, karena masih banyak ikon lain yang jauh lebih bermakna dan menarik.

“Apalagi raflesia ini lebih dikenal sebagai ciri khas dari Bengkulu,” ujarnya kepada Radar, Senin (29/6).

Sebelumnya, kata dia, pihaknya sudah menyerahkan beberapa gambar yang jauh lebih pas ketimbang raflesia.

Karena gambar-gambar yang diberikan sudah berkaitan dengan Tatar Galuh, sehingga layak dijadikan sebagai identitas daerah.

“Tentunya gambar yang diberikan serta keinginan mengganti Tugu Raflesia ini berdasarkan saran dan masukan dari para budayawan se-Kabupaten Ciamis,” ujarnya, menjelaskan.

Kata dia, ada beberapa gambar yang diberikan kepada pemerintah daerah untuk pengganti Tugu Raflesia.

Mulai dari trisula, tritangtuna, kembang cakra, harimau/lodaya ada lima.

“Pokoknya konsep itu mewakili kegaluhan, di mana lengkap nama-namanya dan telah kami sampaikan kepada bupati Ciamis,” paparnya.

Yat berharap dengan konsep gambar serta nama-namanya disampaikan bisa cepat direalisasikan.

Termasuk untuk proses pembangunannya pun harus diserahkan kepada yang ahli, sehingga hasilnya bisa benar-benar bagus dan tidak asal.

“Kalau untuk yang buat ada dari Yogyakarta, orang tersebut yang membangun taman di Sumedang,” katanya.

Budayawan Ciamis Aip Saepudin berharap tugu yang baru nanti menggambarkan tentang kegaluhan bisa menjadikan ikon jantung Kabupaten Ciamis.

Baca juga : Ngaku Petugas PLN, 2 Maling Gondol Emas Rp10 Juta Milik Warga Baregbeg Ciamis

“Kami bukan tidak menghargai yang namanya Tugu Raflesia, tapi tidak layak lagi,” ujarnya.

“Berbagai saran dari para budayawan sudah masuk. Semuanya sudah ditampung dan diserahkan kepada pemerintah daerah melalui ketua Dewa Kebudayaan Kabupaten Ciamis serta dilengkapi dengan makna dan keterangannya,” katanya. (isr)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.