Siapa Calon bupati Tasikmalaya pilihan anda?
18%

82%

Dewan Kota Tasik Dilantik, Mahasiswa Demo di 2 Tempat dan Sempat Ricuh

104
0
BARIKADE. Anggota polisi tampak membarikade para pengunjukrasa dari PMII. foto; rezza rizaldi/radartasikmalaya.com

INDIHIANG – Pelantikan DPRD Kota Tasik periode 2019-2024 di Gedung DPRD, Indihiang, Selasa (3/9) diwarnai aksi mahasiswa di dua lokasi berbeda.

Di pertigaan Indihiang-RE Martadinata-Djuanda (Simpang Jati), puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tasikmalaya, berunjuk rasa.

Di lokasi bebeda, tepatnya kawasan Indhiang-RE Martadinata arah ke SMA Pasundan, terjadi aksi yang dilakukan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Tasikmalaya.

Saat terjadi aksi di dua lokasi berbeda, nampun Pimpinan DPRD Sementara Periode 2019-2024, Ketua, Aslim dan Wakil Ketua, Agus Wahyudin sempat menemui mereka.

Pantauan radartasikmalaya.com, Aslim dan Agus sempat menemui massa PMII. Namun, diujung jalan sebelah kiri Gedung DPRD, aksi HMI sempat memanas ketika mahasiswa berusaha menembus barikade aparat kepolisian.

Aksi dorong-mendorong sempat terjadi dan kericuhan pun meluap sekitar 5 menit walaupun kembali mereda. Ketika pimpinan DPRD menemui aksi HMi, masa aksi PMII pun sempat terjadi kericuhan. Walaupun demikian, kericuhan dapat diredakan.

Dalam aksi ini, Korlap Aksi PMII, Pipin Hidayat mengatakan, hari ini adalah hari yang akan menjadi sejarah untuk Kota Tasik. Karena, hari ini adalah hari pengambilan sumpah dan janji para wakil rakyat Kota Tasikmalaya.

“Mereka (wakil rakyat, red) semua adalah orang-orang yang harus memastikan berjalannya keadilan, dan kesejahteraan di lingkungan Kota Tasik,” ujarnya kepada radartasikmalaya.com.

Terang dia, tugas wakil rakyat adalah merealisasikan segala asa, menjadikan harapan menjelma jadi nyata. “Sigap mendengar keluh kesah dari segala penjuru, agar negara hadir dari muara ke hulu. Karena rakyat bukan sekumpulan boneka. Tuntutan warga tak boleh dianggap beban. Karena kalian adalah wakil rakyat kita,” terangnya.

Sementara itu, Korlap Aksi HMI, Lutfi Abdul Aziz menuturkan, DPRD Kota Tasik dalam merumuskan kebijakan-kebijakan harus berpijak atas dasar kebutuhan masyarakat Kota Tasik.

“Sehingga kebijakan yang dibuatnya mencerminkan pro rakyat. Juga dalam hal pengawasan pelaksanaan PErda, Anggota DPRD harus mampu mengkontrolnya dengan baik,” tuturnya.

Dia berharap, para wakil rakyat yang baru dilantik ini dapat melaksanakan reformasi birokrasi yang berjalan dengan baik dalam rangkap mewujudkan DPRD Kota Tasik yang bersih, kompeten, dan melayani.

“Juga menegakan reformasi birokrasi di tubuh Lembaga DPRD, membuat Perda Disabilitas dan Ketenagakerjaan, mengawasi sistem transformasi terintergritas dan lain sebagainya,” jelasnya.

Ini Videonya;

 

(rezza rizaldi/ radar tasikmalaya.com)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.