Dewan Merasa Tak Dianggap

216
0
SIDAK. Anggota Komisi III DPRD Kota Banjar Mujamil (kiri) dan Anwar Hartono (kanan) bersama pegawai dari Bidang Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjar Ludi meninjau Taman Kehati di Kelurahan Pataruman Kecamatan Pataruman akhir pekan lalu.

BANJAR – Anggota Komisi III DPRD Kota Banjar kembali menyoroti pembangunan Taman Keragaman Hayati (Kehati) di Kelurahan Pataruman Kecamatan Pataruman.

Anggota legislatif itu merasa tak dianggap oleh dinas yang memiliki program tersebut.

Saat pembahasan anggaran, dinas terkait hanya menyampaikan paket pengerjaan tanpa melengkapi berapa pagu anggaran yang akan dibutuhkan.

“Ini hasilnya, tahap satu sudah selesai. Kami kaget. Bahkan kita belum ikut mengawasi dampak yang ditimbulkan dari pembangunan proyek ini. Apakah rawan longsor karena pohon banyak yang ditebang. Kemudian manfaat dan kegunaannya tepat atau tidak. Jangan sampai buang-buang anggaran saja. Pintar menyiasati anggaran,” keluh Ketua Komisi III DPRD Kota Banjar Hunes Hermawan Minggu (29/4).

Sementara itu, Hunes membidik soal transparansi konsultan perencanaan proyek yang dianggap menutup diri.

“Ya perencanan kan harus terbuka, biar ada masukan dari elemen masyarakat termasuk media,” jelas Hunes.

Dalam wawancara sebelumnya, Hunes sempat menyoroti soal akses menuju lokasi. Menurutnya, pembangunan jalan menuju lokasi tidak memperhitungkan faktor keselamatan. Baik pejalan kaki apalagi pengendara.

“Faktor keselamatnnya ini tidak menjadi pertimbangan. Jangan main-main dengan keselamatan loh,” ungkapnya kesal.

Menurut Kepala Bidang Pertamanan dan Pengolahan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjar Dedi Sudrajat mengaku tak ada rencana pembuatan ulang untuk jalan. Karena anggaran yang sudah digelontorkan tahap pertama tidak bisa diulang.

“Itu jalan kan baru setengahnya, nanti tahap dua yang akan lelang sebentar lagi dibuatkan titian,” katanya. (cep)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.