Tugu Adipura di Kawasan Masjid Agung-Tamkot Sudah Strategis

Dewan Minta Digeser Saja

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

INDIHIANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tasikmalaya disarankan untuk tidak memindahkan Tugu Adipura ke Simpang Padayungan. Lebih baik tugu tersebut digeser ke titik lain yang masih di kawasan Masjid Agung-Taman Kota (Tamkot).

Ketua Komisi IV DPRD Kota Tasikmalaya H Heri Ahmadi menjelaskan sebelum tamkot dibuat dan batu andesit masih digunakan jalan aktif, keberadaan Tugu Adipura tidak mengganggu. Namun, setelah rekayasa lalu lintas diubah —batu andesit tidak boleh dilalui kendaraan, jadi seolah-olah keberadaan tugu itu kini mengganggu arus lalu lintas.

“Rabu (29/8), kita cek ke lapangan. Ternyata kepindahan tugu itu usulan dari Dinas Perhubungan yang membutuhkan keleluasaan akses lalu lintas. Dinas Perwaskim hanya pelaksana kegiatannya saja,” ungkap Heri saat ditemui usai menunaikan salat, Jumat (31/8).

Namun, kata dia, tidak menjadi jaminan apabila tugu dipindahkan kemacetan otomatis terurai. Mengingat volume kendaraan yang mengakses jalur itu terbilang padat. Sementara ruas jalan sempit. “Kondisi lalu lintas yang berubah, existing jalan sekarang jadi ruang terbuka. Bukan persoalan tugu sebenarnya,” tutur dia.

Politisi PKS tersebut menyarankan apabila pemkot tetap bersikukuh memindahkan Tugu Adipura jangan terlampau jauh. Tetap di kawasan Masjid Agung saja supaya mengakomodir pihak yang menginginkan tugu tidak dipindahkan.

“Pertimbangkan soal estetika tetapi mengakomodir semua kepentingan. Kemacetan yang dijadikan alasan, bisa terakomodir apabila tugu tidak lagi menghalangi jalan. Tetapi sejarah tetap terjaga dan tidak dihilangkan,” paparnya.

Kemudian, pemindahan ke Simpang Padayungan dikhawatirkan menjadi persoalan baru. Mengingat dinas teknis tidak mengetahui historis tugu yang saat ini berdiri di pulau jalan Simpang Padayungan. “Perwaskim juga saat kami ke lokasi, tidak mengetahui filosofisnya apa. Di sana hanya tertera Tugu PKK saja. Jangan sampai, digeser ke sana juga malah jadi masalah,” terang dia.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H Nurul Awalin mengatakan pemkot idealnya cukup menggeser saja tugu ke wilayah tamkot. Jangan memindahkan terlalu jauh. “Sebetulnya tidak memacetkan, jalan kan satu arah. Lebih baik dimundurkan saja sedikit ke area batu andesit,” terangnya.

Mantan aktivis PMII itu menceritakan Tugu Adipura sudah menjadi simbol titik kumpul pergerakan. Maka disayangkan apabila tugu monumental itu dipindahkan terlalu jauh dari tempat semula. “Adipura sudah jadi titik kumpul saat masyarakat hendak melakukan aksi sosial atau lainnya. Orang tidak menyebut di taman kota atau kaum, tapi di adipura. Pemkot harus mempertimbangkan aspek itu,” terang politisi Golkar tersebut. (igi)

loading...