Dewan Minta Pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Tasik Dikoordinasikan

103
0
Asep Muslim Sekretaris Fraksi PKB DPRD Kabupaten Tasikmalaya
Asep Muslim Sekretaris Fraksi PKB DPRD Kabupaten Tasikmalaya
Loading...

SINGAPARNA – Sekretaris Fraksi PKB DPRD Kabupaten Tasikmalaya Asep Muslim meminta pemerintah daerah mengoordinasikan kembali soal waktu pilkades yang akan dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19.

Sehingga tidak terjadi pembatalan secara tiba-tiba oleh pemerintah pusat seperti yang dialami oleh Pemerintah Kabupaten Ciamis yang beberapa hari jelang pemilihan harus diundur karena Covid-19 dan hal lainnya.

“Maka dari itu saya meminta pemerintah daerah berkooridnasi lagi dan meminta kepastian dari sekarang bahwa pilkades tidak akan dimundurkan lagi waktunya. Karena kasihan kalau tiba-tiba jelang beberapa hari waktunya dimundurkan oleh pemerintah pusat,” ujarnya kepada Radar, Minggu (21/2/2021).

Menurut Asep, saat ini pemerintah pusat masih gencar dalam upaya menekan penyebaran Covid-19. Salah satunya dengan melaksanakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro.

“Intinya kami meminta kepastian dan jaminan tidak ada pemunduran jadwal. Karena kasihan kalau harus diundur ketika waktu pemilihan sudah di depan mata,” ujarnya, menjelaskan.

loading...

Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Desa Setda Kabupaten Tasikmalaya Ir Zaenal Purkon mengatakan, pelaksanaan pilkades di Kabupaten Tasikmalaya dijadwalkan pemilihannya 8 April 2021. “Mudah-mudahan tidak ada pengunduran lagi waktu pelaksanaannya,” katanya.

“Di masa pandemi Covid-19 ini, pelaksanaan pilkades serentak ini ada aturan Permendagri Nomor 72. Setiap tahapan pilkades apabila memungkinkan terjadi kerumunan maka harus dilaksanakan dan diterapkan protokol kesehatan,” ujar dia.

Lanjut dia, saat ini tahapannya sedang memperpanjang waktu penjaringan bakal calon kepala desa di beberapa desa karena calonya kurang. Perpanjangan waktu pendaftaran calon kepala desa tersebut selama 20 hari agar kuota calon kades minimal dua orang bisa terpenuhi sehingga jalannya pilkades bisa lebih kompetitif.

Lanjut dia, tahapan pilkades itu sebenarnya sudah dimulai sejak tanggal 28 Januari 2021. “Sampai hari ini tahapan penjaringan sudah dilaksanakan dan penjaringan ada yang diperpanjang di beberapa desa yang mendaftar sebagai calon kepala desa kurang dari dua calon,” kata dia.

“Nanti setelah penjaringan persyaratan diketahui dari 73 desa di 35 kecamatan yang mendaftar berapa ratus, paling rata-rata yang mendaftar sekitar 200-lebih. Karena dari satu desa, ada yang dua, tiga sampai lima calon kepala desa yang mencalonkan,” kata dia.

Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Tasikmalaya Panji Permana SH menambahkan, dengan penambahan waktu pendaftaran pencalonan kepala desa ini akan memberikan kesempatan bagi masyarakat yang ingin mencalonkan diri.

“Langkah perpanjangan waktu pendaftaran pencalonan kepala desa ini sangat tepat, karena ketika di satu desa hanya ada satu calon kepala desa saja maka pilkades tidak akan berjalan kompetitif. Maka kuota minimal dua calon ini harus terpenuhi, ya lebih bagus lebih dari dua,” katanya. (yfi/dik/obi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.