Dewan Minta Revitalisasi Pasar Leles Diselesaikan

36
0

TAROGONG KIDUL – Komisi II DPRD Garut mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut segera menyelesaikan revitalisasi Pasar Leles. Pembangunan pasar tradisional itu sudah lama tertunda.

“Kami minta revitalisasi Pasar Leles ini cepat diselesaikan, karena kasihan para pedagang yang saat ini masih menempati pasar sementara,” ujar Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Garut Dudeh Ruhiyat kepada wartawan di kantornya Kamis (4/7).

Dudeh mengakui dalam pembangunan Pasar Leles tahap pertama yang menelan anggaran Rp 15 miliar ditemukan kerugian negera sebesar Rp 800 juta lebih. “Dalam pembangunan ini ada temuan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan), temuan kerugian negara ini memang harus dikembalikan oleh pengusaha dengan jangka waktu 60 hari,” terangnya.

Dia berharap setelah proses pengembalian kerugian uang negara selesai, Pemkab Garut secepatnya mengajukan anggaran untuk pembangunan Pasar Leles tahap berikutnya. “Pemerintah daerah bisa mengalokasikannya agar pembangunan pasar bisa selesai, karena selama ini masyarakat meminta pasar itu harus jadi,” katanya.

Terpisah, Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman mengatakan belum ada pengembalian dari pengusaha terkait kerugian negara. “Jangka waktunya sampai 60 hari, sekarang baru 20 hari,” terangnya.

Sambil menunggu pengembalian, kata dia, Pemkab Garut dalam waktu dekat akan segera melakukan pelelangan ulang terkait penyelesaian Pasar Leles. “Target tahun ini kembali dikerjakan pembangunanannya, karena anggarannya juga masih ada,” terangnya. (yna)

Dewan Minta Revitalisasi Pasar Leles Diselesaikan

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.