Dewan Soroti Pendataan Masyarakat Miskin

41
0

BANJAR – Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjar Budi Kusmono SE prihatin dengan kondisi Ela Nurlela (35), warga yang menderita penyakit kulit. Ela tidak bisa berobat ke dokter lantaran terkendala biaya.

“Sangat prihatin dan miris. Seharusnya masyarakat seperti itu tidak luput dari perhatian pemerintah,” ujarnya kepada wartawan di kantornya Jumat (5/7).

Budi mempertanyakan kenapa Ela tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah. Seperti program Banjar Sehat.

“Tentu hal ini perlu ditelusuri di bawah, seperti dari RT, RW dan tingkat kelurahan, apakah pendataannya sesuai dan tepat sasaran tidak,” ujarnya. Dirinya berharap ada evaluasi dalam pendataan masyarakat miskin.

Terpisah, Sekdis Dinas SosialP3A Kota Banjar Erni Suwartini mengatakan Ela Nurlela masuk kategori masyarakat miskin.

“Kita akan buatkan yang bersangkutan jaminan kesehatan dan memberikan bantuan lainnya. Namun harus melalui prosedur, biar ketua RT dan RW yang mengurusnya,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Ela Nurlela (35), warga Lingkungan Jelat Kelurahan/Kecamatan Pataruman menderita penyakit di kulit. Sekujur badan hingga wajah muncul bintik-bintik. Kulitnya mengelupas. Namun, wanita yang tengah hamil ini tidak berobat karena tak punya biaya. (nto)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.