Dewan Sudah Mengusulkan 40 Raperda

36
0
BAHAS. Ketua DPRD Iwan M Ridwan (kiri gambar) dan Wakil Ketua DPRD Muhamad Taufiq Martin berbincang di sela rapat paripurna DPRD Rabu (26/6). Deni Nurdiansah / Radar Tasikmalaya

PARIGI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran sudah berusia lima tahun dan dalam perjalanan panjang tersebut sekitar 40 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif telah diusulkan.

Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Iwan Ridwan mengatakan rata-rata ada 10 raperda yang diusulkan DPRD Kabupaten Pangandaran tiap tahun.

”Sementara tahun ini, ada enam buah raperda, dari setiap komisi mengusulkan dua buah raperda,” jelasnya kepada Radar Rabu (26/5).

Menurut dia, raperda inisiatif itu bisa berasal dari perorangan, gabungan perorangan, komisi, gabungan komisi dan Badan Pembentukan Perda (Bapemperda). ”Tahun sebelumnya Bapemperda, sementara untuk tahun ini baru pertama kali semua komisi,” katanya.

Lanjut Iwan, DPRD periode 2014-2020 sudah bisa dibilang produktif dalam pembentukan sebuah perda. ”Saya mewakili pimpinan DPRD mengapresiasi hal itu, karena kita sudah menghasilkan puluhan perda,” ujarnya.

Menurut dia, enam buah raperda Inisiatif DPRD yang terakhir itu akan mulai dibahas Pansus. ”Setelah adanya penyampaian dari bupati tadi dan juga dari tiap komisi, maka enam raperda sudah pantas untuk dibahas,” ungkapnya.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pangandaran H Endang Ahmad Hidayat mengatakan enam buah raperda tersebut disebut sangat krusial dan harus segera ditetapkan.

”Kalau di komisi saya itu mengenai tera ulang dan pramuwisata, kedua buah raperda ini penting diimplementasikan,” jelasnya.

Apalagi, kata dia, saat ini Kabupaten Pangandaran memiliki rencana membentuk lembaga yang bergerak di bidang tera ulang dan kemetrologian.

”Untuk meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat Pangandaran dan juga mencegah kecurangan dalam hal jual beli,” tuturnya. (den)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.