Usulkan Sertifikasi, Per Bulan Minimal Sesuai UMK

Dewan Yakin Gaji Honorer Bisa Di-cover APBD

6
AKSI. Ketua Komisi I DPRD Kota Banjar Budi Kusmono saat menemui honorer yang melakukan aksi di depan gedung DPRD Kota Banjar Kamis (20/9). (cecep herdi / radartasikmalaya.com)

Siapa Presiden Pilihan Mu ?

BANJAR – Ketua Komisi I DPRD Kota Banjar Budi Kusmono ber­janji memperjuangkan kesej­ahteran tenaga honorer di Kota Banjar.

Minimal, gaji dua ribu lebih tenaga honorer di Kota Banjar per bulannya setara UMK, sebesar Rp 1,5 juta.

“Memang saat ini kesejahteraan tenaga honorer atau sukwan di Kota Banjar sangat memprihatin­kan, terutama para guru honorer yang sudah belasan tahun meng­abdi. Kesejahteraannya masih jauh dari kata layak,” kata Budi Jumat (21/9).

Ia berjanji akan mengawal aspirasi guru honorer terkait kesejahteraan yang menjadi tun­tuta­n kepada kepala daerah. Ia optimis dengan advokasi secara intens, harapan tenaga honorer bisa terwujud.

“Sebetulnya untuk menganggarkan kesejahteraan tenaga honorer sebanyak dua ribu lebih itu bisa dari APBD Kota Banjar, karena belanja pegawai kita saat ini masih rendah. Ma­sih di bawah 45 persen. Kalau sekarang hitungannya satu honorer digaji Rp 1,5 juta, ya tinggal dikali saja kebutuhan dalam setahun berapa miliar misalnya. Saya yakin bisa ter­capai. Karena kembali tadi, belanja pegawai kita masih ada celah untuk menganggarkan itu,” ujar Budi.

Terkait kesejahteraan itu, Budi akan segera memasukan usulan dalam APBD murni tahun 2019.

“Sekarang kan masih September dan masih menghadapi APBD Perubahan. Nanti kita tampung aspirasi mereka (honorer) untuk diusulkan di APBD Murni tahun 2019,” ungkapnya.

Budi juga akan mengusulkan supaya Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih mengeluarkan SK dan sertifikasi bagi seluruh te­naga honorer.

“Solusinya me­mang pemerintah daerah harus mengeluarkan SK Honorer dan sertifikasi. Dengan demikian kesejahteraan mereka meningkat karena nanti gajinya akan dise­suaikan setara dengan UMK,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan data di BKPPD Kota Banjar, jum­lah tenaga honorer atau sukwan di Kota Banjar tahun 2017 sebanyak dua ribu lebih.

“Jumlah itu merupakan hasil laporan sari seluruh OPD. Untuk tahun ini belum direkap. Terbaru tahun 2017,” kata Kasi Data Informasi dan Pensiun BKPPD Kota Banjar Rony Septiadi. (cep)

loading...