Di Ciamis, Sehari 3 Siswa MI Tewas Tenggelam di Sungai dan Kolam

1525
0

CIAMIS –  Dalam satu hari, Minggu (16/2) siang, sebanyak 3 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kecamatan Pamarican dan Cijeungjing Ciamis, tewas tenggelam di sungai dan kolam.

Korbannya adalah, Alfan Nursifa (6) siswa Kelas 6 MI Sukajadi Kecamatan Pamarican.

Sedangkan, Muhammad Azka Setiawan (6) dan Muhammad  Noval  Fadil Muttaqin (7) adalah MI Kecamatan Cijeungjing.

Baca juga : Marcusi: Ridwan Saidi tak Penting & Bukan Ahli Sejarah, Pemkab Ciamis Harus Terbitkan Buku Galuh

Kasat Reskrim Polres Ciamis, AKP Risqi Akbar membenarkan ada laporan dua kejadian mengenai siswa MI yang tenggelam. Yakni, di Kecamatan Pamarican dan Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis.

Laporan pertama terjadi pukul 11.00, korbannya Alfan Nursifa warga Dusun Sukasari  RT 11/ 03 Desa Sukajadi Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis. Dia tercatat sebagai siswa MI  Sukaraja.

Baca juga : 10 Bocah Berenang di Sungai Ciputrahaji Ciamis, 1 Tenggelam 9 Selamat

Lokasi kejadiannya, dekat SMPN 4 Pamarican, di Dusun Sidamulya RT 02/ 01 Desa Sukamukti Kecamatan Pamarican. Alfan dilaporkan terseret air Sungai Anak Ciputrahaji.

” Sampai saat ini, masyarakat, kepolisian, BPBD dan Tagana tengah melakukan pencarian korban dan belum ditemukan,” ujarnya.

Ditambahkan Kasat, peristiwa kedua terjadi di kolam milik Ilyas (75) pesiunan PNS di Cidewa RT 9/17 Desa Dewasari  Kecamatan Cijaungjing Kabupaten Ciamis.

Korbannya, Muhammad Azka Setiawan warga Cidewa RT 05/15 Desa Dewasari Cijeungjing dan Muhammad Noval Fadil Muttaqin warga  Dusun  Cidewa RT 07/16 Desa Dewasari Kecamatan Cijeungjing.

Keduanya tewas, akibat tenggelam di kolam dengan kedalaman 1,5 meter. Sekitar pukul  14.00.

”Kedua anak tersebut meninggal dunia, akibat kesulitan bernapas karena kemasukan air hingga meninggal dunulia. Kedua korban sudah dimakamkan,” ucapnya.

Koronologisnya, kata Kasat, hari Minggu 16 Pebruari 2020 diketahui sekira jam 10.30 kedua korban ikut orangtua Noval pergi ke sawah untuk mencabuti binih padi.

Lalu, kedua korban bermain di kolam ikan tanpa sepengetahuan orangtuanya. Sekitar pukul 12.00 orang tua Noval berniat mencari  korban, namub sudah tidak ada di sekitaran sawah.

“Saat itu dikira kedua korban sudah pulang kerumah dan di Dusun Cidewa. Namun ternyata di rumahnya juga tidak ada,” ucapnya.

Singkat cerita, pukul 14.00 saksi Cece melihat sekilas benda hitam di kolam milik Ilyas, selanjutnya saksi Cece turun ke kolam setelah diperiksa ternyata korban Azka.

“Cece panik dan berteriak minta tolong warga, sambil mengangkat korban ke tepi kolam. Lalu, meraba-raba kembali dasar kolam dan ditemukan korban Noval selanjutnya diangkat ketepi jalan kemudian kedua korban di bawa kerumah sakit Ciamis untuk memastikan kondisi korban. setelah di rumah sakit, kedua korban dinyatakan meninggal dunia,” paparnya.

Kasat menambahkan,  atas kejadian tersebut pihak keluarga menyadari bahwa kejadian tersebut merupakan musibah dan pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi. ”Keluarga korban menerimanya dengan ihlas atas musibah tersebut,” pungkasnya.

(iman s rahman)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.