Di Cipatujah Tasik, Ribuan Butir Telur Banprov Jabar Busuk

81
0
ISTIMEWA BUSUK. Telur dari Bantuan Provinsi Jawa Barat untuk masyarakat yang terkena dampak Covid-19 di Desa Padawaras Kecamatan Cipatujah busuk, Selasa (16/6).

CIPATUJAH – Ribuan butir telur paket bantuan sosial (bansos) Covid-19 dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat busuk dan pecah saat diterima masyarakat penerima manfaat di Kecamatan Cipatujah.

Termasuk ratusan paket sembako lainnya mengalami kerusakan pada kardus.

Baca juga : Polisi Pastikan Pembagian BPNT di Kabupaten Tasik Tepat Sasaran

Kepala Desa Padawaras Kecamatan Cipatujah Yayan Siswandi SIP mengaku sudah menerima bantuan paket sembako bagi masyarakat terdampak Covid-19 dari Pemprov Jawa Barat.

“Sejak Sabtu (13/6) lalu kita dapat distribusi bantuan. Akan tetapi bantuan ini belum didistribusikan kepada masyarakat penerima karena untuk bantuan keuangannya belum diterima,” kata Yayan kepada Radar, kemarin.

Namun, Yayan kaget ketika mendapati telur-telur yang juga dikirim berbarengan dengan paket sembako dari provinsi ini sudah tercium bau busuk dan ada yang pecah.

“Kami pun langsung memeriksa beberapa sampel telur dan benar saja sudah tidak layak konsumsi. Dari hasil rekap pemerintah Desa Padawaras, sedikitnya ada 1.216 telur yang sudah busuk,” terang dia.

Kata dia, bantuan paket berisi telur ini, untuk 38 penerima bantuan Non Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Sementara jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) seluruhnya di Desa Padawaras sebanyak 113 KPM dengan 75 KPM masuk DTKS.

“Kami sangat menyayangkan akan kondisi bantuan yang sudah rusak dan tidak layak konsumsi tersebut. Sehingga ia menyarankan alangkah lebih baiknya jika bantuan pangan atau paket sembako ini dilakukan dari kabupaten/kota setempat saja,” ujarnya.

Yayan menyarankan agar Pemprov Jawa Barat meninjau lagi bantuan untuk bulan depan, sehingga tidak terjadi lagi kasus seperti ni.

Karena kalau telur dikirim dari Bandung itu akan mudah rusak, asas manfaatnya tidak ada. Karena begitu sampai ke sini telurnya busuk dan pecah.

“Sebab jika sejumlah wilayah di selatan Jawa Barat ini tidak sama seperti di perkotaan. Selain perjalanan yang cukup jauh, akses jalannya pun tidak semua mulus,” kata dia.

Baca juga : Wow.. Ada 66.854 Rumah tak Layak Huni di Kabupaten Tasik

Kabid Perlindungan Jaminan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinsos PMD-P2A Kabupaten Tasikmalaya Rahmat mengatakan, untuk bantuan gubernur Jawa Barat ini berupa paket sembako senilai Rp 350.000 dan uang cash senilai Rp 150.000.

“Sehingga nilai total yang diterima masyarakat senilai Rp 500.000. Untuk keluhan masyarakat kita upayakan sampaikan ke pemerintah provinsi,” kata dia. (dik)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.