Di Garut, Tak Terima Dibentak, Teman Dibacok Hingga Tewas

114
0

KARANGPAWITAN – Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polres Garut menangkap pelaku penganiayaan hingga meninggal dunia di wilayah Kecamatan Bayongbong. Pelaku berinisial IS (28) ditangkap di rumahnya Senin (31/8), setelah sebelumnya sempat melarikan diri.

Kasat Reskrim Polres Garut AKP Maradona Armin Mappaseng mengatakan aksi penganiayaan hingga korban meninggal dunia terjadi Minggu (23/8) sekitar pukul 03.00 pagi. Aksi penganiayaan terhadap korban bernama Iwan Gunawan (25), warga Desa Panjiwangi Kecamatan Tarogong Kaler dilakukan karena pelaku tersinggung dengan perkataan korban.

Baca juga : JOE P-project Ajak Warga Garut Disiplin Pake Masker

“Motifnya masih kita dalami. Tetapi aksi penganiayaan itu karena pelaku tersinggung dan terjadi percekcokan hingga terjadi penganiayaan sampai korban meninggal,” ujarnya.

Maradona menerangkan aksi cekcok antara korban dan pelaku berawal ketika korban bersama temannya ke sebuah kandang ayam. Di lokasi itu ada pelaku. Saat itu, pelaku yang sedang membuat layang ditegur korban bersama rekan-rekannya.

Diduga sakit hati atas teguran itu, IS naik pitam dan terjadi perkelahian dengan korban. “Setelah terjadi percekcokan terjadi perkelahian. Korban saat itu oleh pelaku dianiaya menggunakan senjata tajam jenis samurai secara membabibuta sehingga menyebabkan Iwan mendapatkan luka di sejumlah bagian badannya,” ungkapnya.

Akibat aksi penganiayaan yang dilakukan IS, Iwan mengalami luka robek di bagian kepala, sehingga harus mendapat 37 jahitan dan luka robek di jari kelingking. Iwan pun saat itu sempat mendapatkan perawatan. Di hari yang sama korban melaporkannya ke polisi.

Baca juga : Produksi Padi Garut Surplus, TNI Kawal Produktivitas

Satu minggu setelah membuat laporan dan mendapatkan perawatan atau pada Minggu (30/8) sekitar pukul 07.00 Iwan meninggal dunia. “Tersangka sendiri setelah melakukan aksi penganiayaan langsung melarikan diri,” jelasnya.

Pihaknya melakukan pengejaran terhadap pelaku dan berhasil menangkap pelaku di rumahnya. “Hasil pemeriksaan awal, IS mengakui perbuatannya yang menganiaya Iwan. Motifnya karena sakit hati dibentak korban dan teman-temannya yang datang ke kandang ayam,” katanya. (yna)

Loading...
loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.