Di Kota Banjar, Belajar Tatap Muka Masih Berlangsung

65
0

BANJAR – Proses pembelajaran tatap muka (PTM) masih tetap berjalan meski jumlah positif Covid-19 mengalami peningkatan signifikan. Sekolah yang masih menerapkan belajar tatap muka tahap kedua khusus sekolah yang berada di zona hijau.

Beberapa wilayah Desa dan Kelurahan yang masih berstatus zona hijau di antranya Jajawar, Binangun, Batulawang, Raharja, Sinartanjung, Mulyasari, Langensari.

“Pelajaran tatap muka masih berlangsung di sekolah yang berstatus zona hijau sesuai peta risiko Covid-19 yang dibagikan gugus tugas Kota Banjar. Untuk sekolah yang berada di zona kuning dan hijau masih bisa dilaksanakan. Sedangkan di desa atau kelurahan yang statusnya zonanya berwarna merah tidak dilaksanakan,” ujar Kepala Seksi Kurikulum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar Dudu Nurzaman, Minggu (15/11).

Baca juga : 1 OB Positif Corona, 80 Karyawan BRI Kota Banjar di-Swab Test

Sebelumnya, pada tahap kedua ada penambahan jumlah sekolah sebanyak 34 SD maupun SMP. Ia merincikan sekolah yang berada di desa dan kelurahan di Kota Banjar yang diperbolehkan melaksanakan belajar tatap muka di antaranya di Kecamatan Banjar Kelurahan Banjar ada tujuh SD dan dua SMP. Kemudian di Desa Neglasari ada tiga SD, Desa Jajawar satu SD dan satu SMP. Di Kecamatan Pataruman yakni di Kelurahan Mulyasari ada dua SD. Kemudian Desa Binangun ada satu SMP. Selanjutnya di Kecamatan Langensari yakni Kelurahan Bojongkantong ada tiga SD dan satu SMP, kemudian di Desa Kujangsari adalima SD dan dua SMP.

“Terakhir di Kecamatan Purwaharja di Desa Raharja ada dua SD dan satu SMP. Kemudian Desa Mekarharja tiga SD. Untuk pelaksanaan tahap kedua ini akan dibuka mulai 9 November 2020. Kita sudah usulkan ke Satgas dan surat pemberitahuan pembelajaran tatap muka sudah disebarkan ke sekolah. Ujicoba tatap muka akan dilaksanakan dua minggu,” kata Dudu.

Ia menambahkan tahap pertama dan tahap kedua berjumlah 53 sekolah SD dan SMP Se-Kota Banjar. Tahap pertama sendiri sudah dimulai sejak 2 November 2020.

“Kesiapan sekolah sudah siap dengan protokol, izin ketua komite dan orang tua, dan koordinasi dengan puskesmas dan Dinas Kesehatan sudah kami lakukan,” katanya. (cep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.