Hanya untuk Warga Kabupaten Tasik
SIAPA BUPATI & WAKIL BUPATI PILIHAN ANDA?

3%

19.7%

7.3%

70%

Di Kota Banjar, Rumah Bantuan Rutilahu Banprov Jabar Ambruk

51
0
MENINJAU. Lurah Banjar Irfan Fauzi berbincang dengan ketua RW dan warga. Rencananya rumah yang ambruk milik Ade Uju akan dibangun kembali secara swadaya. Anto Sugiarto / Radar Tasikmalaya
MENINJAU. Lurah Banjar Irfan Fauzi berbincang dengan ketua RW dan warga. Rencananya rumah yang ambruk milik Ade Uju akan dibangun kembali secara swadaya. Anto Sugiarto / Radar Tasikmalaya

BANJAR – Lurah Banjar Irfan Fauzi menduga rumah berukuran 5×7 meter yang ambruk di Lingkungan Pintu Singa Kelurahan/Kecamatan Banjar karena struktur bangunannya rumah kurang kuat.

“Untuk perbaikan rumah, pemerintah siap bantu, namun sifatnya stimulan saja. Selebihnya swadaya masyarakat. Hal ini harus dikoordinasi dengan penerima manfaat, BKM dan kolaborasi swadaya dari masyarakat membangun rumah,” ujarnya.

Dia menyebut rumah yang ambruk tersebut merupakan Banprov Jabar Program Rutilahu tahun 2017 dengan bantuan sebesar Rp 15 juta.

Terpisah, koordinator fasilitator program perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu) Provinsi Jabar Wilayah Kota Banjar Alfin Nurhadi SPd menduga ambruknya rumah milik Ade Uju di Pintu Singa karena struktur bangunannya kurang kuat, sehingga usai terus-terusan hujan dan angin kencang ambruk.

Baca Juga : Ibu-Anak di Banjar Nyaris Tertimpa Rumah Roboh

“Berbicara kesalahan, nampak tidak bisa dikambinghitamkan, karena pedoman program sudah sesuai,” ujarnya.

Sementara itu, Erina (29), istri pemilik rumah mengaku tertimpa material bangunan dan mengalami luka di bagian kepala. Dia mendapat dua jahitan.

Dia menuturkan sebelum kejadian, pada Minggu (2/2) siang dirinya bersama kedua putrinya sedang duduk di depan rumah. Saat itu dia mendengar suara dari arah atas genting. Tiba-tiba kayu jatuh menimpa kepalanya.

“Saya langsung lari ke luar rumah menyelamatkan diri bersama yang kecil (anaknya, Red) dan sempat jatuh, makanya tangan luka,” ujarnya di rumah saudaranya Senin (3/2).

Dirinya berharap bantuan dari pemerintah supaya rumahnya bisa berdiri seperti semula.

Baca Juga : Diterjang Hujan Angin, 286 Rumah di Kota Banjar Hancur

Ade Uju (31) tidak menyangka rumah yang baru dibangun tahun 2017 melalui bantuan program rutilahu Provinsi Jabar ambruk. Namun dia mengaku tiga hari sebelum kejadian setelah diterjang hujan deras dan angin kencang sempat mendapati pasir di atas bangunan jatuh.

“Saya kira tidak akan terjadi apa-apa, lagian cuma pasir saja yang jatuh, mungkin ini musibah mau gimana lagi,” tuturnya. (nto)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.