Siapa calon Bupati Tasikmalaya pilihan anda?

0.8%

8.9%

2.5%

26.4%

2.6%

50.1%

0.1%

8.7%

0%
Polisi Minta Warga Tak Main Hakim Sendiri

Diamuk Massa Gegara Sepatu

217
0
Istimewa DIAMANKAN. Seorang remaja asal Garut berinisial RF (17) menjadi bulan-bulanan warga di Padayungan Kelurahan Tugujaya Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya, Minggu (17/11).

TASIK – Nasib sial dialami seorang remaja asal Garut berinisial RF (17). Dia jadi bulan-bulanan warga di Padayungan Kelurahan Tugujaya Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya. Penyebabnya, gara-gara pernah mencuri sepatu.

Ketua RT setempat Ade Nuryan mengatakan di lingkungannya pernah terjadi pencurian sepatu. ciri-ciri pelaku diketahui oleh warga setempat dari rekaman CCTV. “Dia mencuri tiga sepatu di tiga rumah berbeda,” ungkapnya kepada Radar, Minggu (17/11).

Dari rekaman CCTV yang ditunjukkan Nuryan, seorang pria mirip dengan RF melintas sambil membawa bungkusan yang diduga berisi sepatu curian. Hal itu terjadi pada 17 September 2019 pukul 03.00 dini hari.

Kemarin, sekitar pukul 09.30 RF berkeliaran di Padayungan. Saat itu salah seorang warga sedang mengadakan hajatan, beberapa pemuda melihatnya sangat mirip dengan pencuri sepatu. Ketika dihampiri, RF langsung berlari, sehingga menguatkan kecurigaan warga. “Dia tertangkap di gang sama warga,” tuturnya.

Awalnya, RF mengelak telah melakukan pencurian, namun ketika diperlihatkan rekaman CCTV dia tak berkutik. Sebagian pemuda sempat memberinya bogem mentah namun langsung dihalangi oleh sebagian warga lainnya.

Melihat reaksi warga, Nuryan dan sebagian pemuda langsung mengamankannya. Pihaknya berupaya memberi pemahaman kepada warga untuk tidak main hakim sendiri.  “Karena tadi warga cukup banyak, kita pun kewalahan dan menghubungi kepolisian,” tuturnya.

Disinggung adanya informasi pelaku mencuri sepeda motor, dia menegaskan hal itu hoaks. Warganya mengamankan remaja itu sebagai antisipasi untuk mencegah pencurian terjadi. “Karena sebelumnya pelaku telah mencuri di lingkungan ini, jadi warga khawatir dia mau mencuri lagi,” terangnya.

RF mengaku berasal dari Garut yang sudah lama mengontrak di Kota Tasikmalaya, tepatnya wilayah Tawang.  Dia merupakan pedagang asongan yang sering berjualan di seputaran Taman Kota. “Dulu suka ikut sama angkot,  sekarang jualan kopi,” katanya.

Nuryan mengakui pernah mencuri sepatu di Padayungan dan hasilnya dijual ke orang Ciamis. Keberadaanya di Padayungan, setelah dirinya pulang dari tempat pemancingan yang tidak jauh dari lokasi ditangkapnya oleh warga. “Hanya di Padayungan saja sekali, enggak pernah lagi,” katanya.

Terpisah, Kapolsek Cihideung Kompol Setiyana mengatakan pelaku diduga merupakan pencuri sepatu. Hal itu berbeda dengan informasi yang beredar di media sosial. “Bukan pencurian motor, tapi sepatu dan kejadiannya sudah lama,” tuturnya.

Setiyana pun mengimbau supaya warga tidak mudah reaktif dan main hakim sendiri. Meskipun aksi pencurian sudah melanggar hukum, namun bukan berarti warga boleh memukulinya. “Kami minta supaya warga bisa menahan diri dan menyerahkan langsung kepada kepolisian,” katanya. (rga)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.