Dibakar Api Cemburu, Warga Karangnunggal Tasik Aniaya Pacar, Dibuang di Pasar Cikurubuk

380
0
radartasikmalaya
Korban penganiayaan pacar (kanan) saat melapor ke Polresta Tasik, Kamis (28/01) siang. rezza rizaldi / radartasikmalaya.com
Loading...

KOTA TASIK – Terbakar api cemburu buta dan tak mau diputusin, S (27) warga Karanggnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, nekat aniaya pacarnya, P (29), warga Tundagan Mangkubumi Kota Tasik.

Aksi penganiayaan ini diduga dilakukan S, Senin (25/01) lalu.

Saat itu, P menemui S di Jalan Djuanda, Rancabango, P dijemput S yang mengendarai sebuah mobil.

Kepada Polisi, P mengaku saat di mobil S menanyakan mengapa memutuskan ikatan cintanya.

Ketika P hendak menjawab, S langsung melancarkan aksi kekerasannya.

loading...

“Cemburu pas mau diputusin karena pernah melihat saya sedang jalan dengan teman. Tapi tetap saja saya dianiaya,” ujar korban saat melapor ke Polresta Tasik, Kamis (28/01) siang.

Korban pun menderita luka memar di beberapa bagian wajah.

Yaitu mata kiri, mata kanan, pipi sebelah kanan, kening sebelah kiri, bagian iga sebelah kanan, punggung dan lain sebagainya.

Agus, kakak korban yang mendampinginya melapor ke Polisi menuturkan, dia kaget saat mengetahui adiknya babak belur dihajar mantan pacarnya.

“Jadi saya tahu dari bapak saya, bahwa adik saya putus sama pacarnya lalu ketemu terakhir kali di Rancabango untuk pamitan,” tuturnya.

“Pas pulang di jalan adik saya ditelepon pacarnya lalu ditampar dan dimasukin ke dalam mobil. Di mobil dipukul beberapa kali, kepalanya dibenturin ke lantai mobil supaya tak tahu jalan dan kekerasan lainnya,” sambungnya.

Lalu, tambah dia, ketika dirinya hendak berangkat kerja sempat melihat kondisi adiknya.

Ternyata wajahnya dan di bagian mata kanan kiri lebam-lebam.

“Usai dianiaya itu, adik saya sempat dilemparin turun dari mobil di Pasar Cikurubuk dengan kondisi muka memar-memar lalu pulang naik angkutan umum ke rumah,” tambahnya.

Jelas dia, pengakuan adiknya yang diduga melakukan penganiayaan itu adalah mantan pacarnya, inisial S, warga Karangnunggal.

“Pacarannya kurang lebih 6 bulan. Katanya dia (terduga pelaku, Red) residivis kasus curanmor 3 kali,” jelasnya.

Hingga kini, korban dan kakaknya sedang memberikan keterangan di ruangan pemeriksaan Satreskrim Polresta Tasik.

(rezza rizaldi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.